[Transkrip Kartun Islami] Kecanduan Dunia – Nouman Ali Khan

Saya ingin berbagi dengan Anda cerita pribadi, berbicara tentang Vegas lagi, itu mengingatkan saya. Tapi itu ada hubungannya dengan (kajian) ini. Saya bertemu keluarga. Saya tidak ingin menunjuk pada siapa pun. Tapi saya ingin berbagi dengan Anda karena saya pikir itu bermanfaat.

Muslim, SubhanAllah di beberapa bagian negeri ini, mereka memiliki begitu banyak uang, begitu banyak uang, bahwa tidak kekurangan uang (justru) itu masalahnya. Terlalu banyak uang adalah masalah. SubhanAllah beberapa dari bagian negara seperti itu.

Jadi aku di rumah keluarga ini. Rumah mereka mungkin setidaknya setengah ukuran Masjid ini. Maksudku, itu seperti sebuah rumah yang mewah. Saya pergi ke sana. Saya mengunjungi mereka. Saya memberi nasihat untuk anak-anak mereka, hal-hal seperti itu. Dan tempat yang sangat megah (*palatial place).

Dan sang istri datang ke saya di akhir ceramah dan dia berkata, “Saudara Nouman….

Saya memberikan ceramah tentang Surah Al-‘Asr dan bagaimana waktu kita hampir habis. Dia mengatakan, “Aku hanya ingin menanyakan sesuatu.

Aku berkata, “Apa itu?

Dia mengatakan, “Saya tidak ingin pergi dari sini.

Saya suka rumah ini.

Aku tidak ingin pergi ke rumah lain.

Saya tidak ingin Akhirat. Saya hanya ingin rumah ini.

Aku bilang, “Aku minta maaf. Anda akan (tetap) harus pindah. Kita semua akan (pindah).

Apa yang coba saya katakan adalah ini bukan hanya masalah orang lain. Ketika Anda menjadi tenggelam dalam Dunia … Kita tidak kebal dari godaan seperti itu. Jika Anda menemukan dalam keluarga Muslim Anda, ketika Anda membahas subjek kematian atau warisan atau apa yang akan terjadi setelah kau pergi atau siapa yang akan berdoa atau (melakukan) sholat Jenazah dan orang-orang di sekitar Anda tidak nyaman dan berkata. “Jangan berbicara tentang hal-hal itu.

Mengapa Anda berbicara tentang hal-hal negatif sepanjang waktu?

Ini bukan sikap seorang Muslim. Muslim menerima konsep kematian. Kita tidak lari dari itu. Tapi dalam keluarga kita, ketika subyek kematian menjadi tabu, Anda tahu apa yang terjadi?

Kita telah menjadi “ahroshon-naasi ‘alaa hayaatin.” (QS Al Baqarah ayat 96)

Kita telah menjadi yang paling loba atas kehidupan (di dunia) ini bahkan dibandingkan dengan orang lain. Kita harus menerima kenyataan bahwa ini adalah salah satu persinggahan di perjalanan. Dan kita harus bersiap untuk persinggahan selanjutnya. Setiap kali Anda melakukan perjalanan, Anda bersiap-siap untuk persinggahan selanjutnya.

Jadi itulah sikap kita dalam kehidupan seorang Muslim. Jadi saya berdoa agar kita tidak mewujudkan karakteristik ini (loba atas dunia). Sangat mudah untuk melihat Bani Israil dan berkata, “Hah, bangsa terkutuk. Lihatlah bagaimana Allah berbicara tentang mereka.

Ini bukan tentang itu. Ini warisan yang Allah katakan tentang bahwa kita tidak seharusnya mewujudkan. Dan saya berdoa agar Allah (azza wa jalla) melindungi hati kita dari menjadi keras dan dari menjadi orang yang paling loba atas kehidupan (di dunia) ini dan melupakan kepedulian mereka untuk kehidupan selanjutnya.

DONASI: https://kitabisa.com/nakindonesia

[Islamic Cartoon] Addiction to Dunya – Nouman Ali Khan

I want to share with you a personal story, speaking of Vegas again, it reminded me. But it has to do with this. I met a family. I don’t want to pick on anybody. But I want to share this with you because I think it’s of benefit.

Muslims, SubhanAllah in some parts of this country, they have so much money, like so much money, that it’s not lack of money that’s the problem. Too much money is the problem. SubhanAllah some parts of the country are like that.

So I’m at this family’s house. Their house is probably at least half the size of this Masjid. I mean, it’s like a serious house. I went there. I visited them. I did a reminder for their children, things like that. And very palatial place. And the wife comes up to me at the end and she says, “Brother Nouman…

I gave a talk about Surah Al-‘Asr and how our time is running out.

She says, “I just wanted to ask you something.

I said, “What is it?

She says, “I don’t want to leave here.

I love this house.

I don’t want to go to any other house.

I don’t want the Akhirah. I just want this house.

I told her, “I’m sorry. You’re going to have to move. We’re all going.

What I’m trying to say is this is not just somebody else’s problem. When you become immersed in Dunya… We are not immune from developing that kind of attachment. If you find within your Muslim family, when you bring up the subject of death or inheritance or what will happen after you’re gone or who will pray or Janazah and people around you get uncomfortable and say. “Don’t talk about that stuff.

Why are you talking about these negative things all the time?

This is not the attitude of a Muslim. Muslims embrace the concept of death. We don’t run from it. But in our families, when the subject matter of death becomes taboo, you know what’s happened?

We’ve become “ahrashan naasi alaa hayaatin.” (QS Al Baqarah verse 96)

We’ve become the most zealous over life even compared to other people. We have to be accepting of the fact that this is one stop in a journey. And we have to be prepared for the next stop. Whenever you take a journey, you get ready for the next stop.

So that’s our attitude in the life of a Muslim. So I pray that we don’t embody these characteristics. It is easy to look at Bani Israil and say, “Hah, cursed nation. Look at how Allah talks about them.

It’s not about that. It’s the legacy that Allah is talking about that we shouldn’t embody. And I pray that Allah (azza wa jalla) protects our hearts from becoming hard
and from becoming people that are zealous over this life and forget their concerns for the next.

Advertisements

One thought on “[Transkrip Kartun Islami] Kecanduan Dunia – Nouman Ali Khan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s