Kulwap SSS: Menikahlah Sebelum Mapan – Ustadz Adriano Rusfi

[Edisi SSS – Sharing Santai tapi Serius]

Judul: Menikahlah Sebelum Mapan
Pengisi Kulwap: Adriano Rusfi (28 Mei 2017)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sahabat-sahabat sekalian, sesungguhnya dunia ini adalah negeri yang penuh dengan perjuangan. Oleh karena itu, mari kita mempersiapkan diri kita dan generasi generasi sesudah kita sebagai orang-orang yang siap dalam menghadapi perjuangan hidup. Continue reading

10 Hari Terakhir Ramadan – Amalan Harus Lebih Kencang Lagi

KITA TELAH MEMASUKI 10 HARI TERAKHIR RAMADHAN

Tapi tidak semua orang mengerti esensi betapa berharganya malam-malam Ramadan ini. Di pasar tradisional, tukang bubur ayam laris manis. Para penjual dengan entengnya menyeruput es. Untuk memahami esensi Ramadan saya membuat sebuah analogi. Tentang pesta pernikahan.

Pada pesta pernikahan tak ada orang yang datang memakai kaos oblong dan sandal jepit bukan? Mereka akan mengenakan pakaian terbaiknya. Disiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Tidak ada orang yang berani mengenakan baju tidur yang biasa dipakai pada malam hari karena itu akan dianggap tidak menghormati pesta yang digelar. Dan tidak menghormati yang punya acara.

Nah Ramadan juga begitu. Bulan Ramadan adalah bulan yang diistimewakan Allah. Sebuah perayaan yang diadakan oleh Allah dalam rangka turunnya Al Qur’an. Seharusnya kita juga bisa mengistimewakannya sebagaimana Allah mengistimewakannya.

Jangan sampai ibadah kita pada bulan Ramadan sama dengan ibadah kita di bulan lainnya. Usahakan ada perbedaan, meski itu kecil. Tilawah kita, zakat kita, amal salih kita.

Usahakanlah menambah hafalan walau hanya bisa sedikit sebagai kenang-kenangan ramadan pada tahun ini. Usahakan ada perbedaan interaksi Qur’an kita dengan hari-hari biasanya. Meski itu hanya menambah 30 menit berdiam diri di masjid untuk membaca Al-Qur’an.

Hari ini sudah memasuki 10 hari terakhir Ramadan. Amalan harus lebih kencang lagi, ada baiknya kita tidak merepoti ibu-ibu kita dengan masakan ini itu. Makan sahur seadanya saja. Lauk bekas buka diangetin juga tidak apa-apa, Ibu kita juga butuh untuk beribadah.

Mendekati lebaran ini kita jangan rewel, dengan makanan ini-itu, atau baju ini-itu. Gunakan Ramadan sebaik-baiknya. Lekas tidur seusai tarawih. Jangan ngobrol, jangan ngenet. Agar malamnya kita bisa terbangun. Untuk memperbanyak doa-doa kita & tilawah-tilawah kita.

Karena pada Bulan Ramadan Allah sungguh pemurah. Jadi jangan sia-siakan kesempatan itu. Maksimalkan Ramadan kita kali ini, Dan semoga kita bisa mendapatkan Lailatul Qodar-Nya.

– Diambil dari ceramah Nouman Ali dengan gubahan & tambahan seperlunya-

#arkandini

Ditulis oleh: Arkandini Leo

Tadabbur Qur’an – Surat Al-Fatihah (1) Ayat 6 – Nouman Ali Khan

[Edisi SSS – Sharing Santai tapi Serius]

Judul: Tadabbur Qur’an – Surat Al-Fatihah (1) ayat 6
Sumber video: Ustadz Nouman Ali Khan – Qur’an for Young Adults (A Thematic Overview)
Pengisi Kulwap: Arya Cahyaatmaja (20 Mei 2017) Continue reading

Allah Tidak Membandingkan Diri Kita Dengan Orang Lain – Nouman Ali Khan

Seandainya kita mau belajar untuk memahami apa yang Allah maksudkan di dalam Al-Quran, maka kita akan merasa lebih mudah dalam menjalani hidup ini. Salah satunya firman Allah di dalam Surat Al-Kahfi ayat 24 “..semoga Tuhanku memberi petunjuk sehingga kita bisa lebih dekat kepada-Nya.
Continue reading

Kulwap SSS: Pelajaran Dari Kisah Qarun – Nouman Ali Khan

Pelajaran dari Kisah Qarun – Bagian 1 (QS Al Qasas ayat 76)

Sumber YouTube:

1. Lessons from Qaroon – Balance in Life (Nouman Ali Khan)

2. The Example of Qarun and Worldly Success – Nouman Ali Khan

Continue reading