Cara Menghadapi Anak-Anak Sesuai Umurnya – Anak-Anak Di Sekitar Nabi (ﷺ) – Hesham Al Awadi


Rasul kita (ﷺ) menangani anak-anak sesuai tingkatnya. Sesuai tingkat mereka. Hari ini orang-orang mengatakan usia enam tahun berbeda dari usia tiga tahun, berbeda dari 10 tahun, 12 tahun. Saya yakin Rasul kita (ﷺ) mengetahui hal itu dengan sangat baik. Saya akan memberi Anda sebuah contoh.

Sebelum perang Badar, kaum Muslimin ingin mengetahui jumlah orang-orang musyrik. Jadi mereka membawa seorang anak muda yang adalah gembala dan pengurus makanan. Mereka menculiknya.

Mereka ingin tahu berapa banyak orang musyrik yang ikut dalam pertempuran. Jadi mereka menculik seseorang dari… Mereka menculik anak itu, mereka membawa seorang anak laki-laki. Dan mereka mulai menginterogasinya, “Berapa banyak mereka? Berapa banyak mereka?”

Dan mereka apa? Ratusan. Ratusan. Mereka sekitar 1000 orang. Jadi mereka memukuli anak itu untuk membuatnya memberitahu mereka berapa banyak yang ada dalam pertempuran, berapa banyak orang musyrik. Dan anak itu berteriak dan menangis.

“Wallahi, aku tidak tahu. Aku tidak tahu.”

Rasul kita (ﷺ) melihat mereka memukuli anak itu, jadi beliau menghentikan perkelahian, menghentikan pemukulan itu.

Beliau berkata, “Apa yang ingin kalian ketahui?”

Mereka berkata, “Ya Rasulullah, kami ingin tahu berapa banyak yang ada dalam pertempuran.”

Beliau berkata, “Oke, aku akan berbicara. Aku akan menanganinya.”

Dan juga pertanyaan apa yang beliau tanyakan? Jika itu Anda, apa yang akan Anda katakan? Saya tidak tahu apa yang akan Anda katakan. Tentunya tidak terlintas dalam pikiran saya.

Beliau berkata kepadanya,

“Berapa banyak unta yang ada dalam pertempuran?”

“Berapa banyak unta?”

Saya membayangkan Sahabat melihat beliau dan berkata, “Kami pikir ini tentang orang musyrik bukan unta.”

Tetapi Rasul kita (ﷺ) mengatakan, “Berapa banyak unta di sana?”

Segera anak lelaki itu tanpa ada pemukulan, katanya, “Antara sembilan dan sepuluh ekor.”

Lalu Rasul kita (ﷺ) segera berkata, “Mereka antara 900-1000 orang.”

Setiap unta dikonsumsi oleh 100 orang dan mereka adalah orang Arab dan mereka tahu itu. Jadi beliau mendapatkan jawaban tetapi melalui pertanyaan yang berbeda yang sesuai dengan mentalitas orang yang ditanya.

Unta mudah dihitung karena mereka besar dan mereka mudah dihitung karena jumlahnya sedikit. Mereka sembilan atau sepuluh ekor. Mereka bukan 500 ekor. Dan mereka bukan semut.

Jadi mereka adalah unta dan mereka sedikit. Tapi pertanyaannya adalah benar, pemukulannya yang salah.

Jadi ketika Anda bertanya kepada anak Anda, “Kamu merokok atau tidak?”

Ajukanlah pertanyaan yang tepat. Mungkin dia akan menjawab dan berkata, “Ya, saya merokok.”

Subtitle Transkrip oleh tim subtitle Darul Arqam Studio

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s