[MFA2019] Grateful is Wonderful – Muhamad Elang Pamungkas


 

“Bersyukur adalah sebuah gaya hidup dan cara berfikir” -Nouman Ali Khan

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Benar adanya bahwa bersyukur bukan sebatas kata yang terucap tetapi lebih kepada bagaimana cara kita menyikapi kehidupan dan berpikir terhadap berbagai kejadian indah yang Allah berikan.

Salam kenal namaku Ang, alhamdulilah Allah masih mengizinkan kita untuk melihat dan hidup hingga saat ini. Mari syukuri nikmat yang masih melekat, walau kadang kita tak sempat untuk meminta kepada-Nya.

Membahas mengenai rasa syukur mengingatkanku pada sebuah ayat di surat Ibrahim.

Allah SWT berfirman:

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ  لَاَزِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, Aku bersumpah, aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Sesungguhnya azab-Ku sangat berat.”

(QS. Ibrahim 14: Ayat 7)

Aku mulai jatuh cinta dengan ayat ini karena begitu indahnya Allah menggenggam harapan hambanya dengan balutan janji-Nya yang agung.  Bersyukur tidak bisa diukur karena dengan bersyukur nikmat hidup ini mengalir tak terukur.

Ustadz Nouman Ali Khan pernah menjelaskan betapa indahnya ayat tersebut. Dimulai dari anjuran untuk mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, bahkan ustad menjelaskan bahwa apabila kita bersyukur sedikit saja maka pasti Allah akan menambah, menambahkan dan menambahkan nikmat-Nya lagi kepada kita.

Sungguh luar biasa janji Allah dalam ayat ini. Terlebih lagi Allah berfirman  لَاَزِيْدَنَّـكُمْ yang artinya “ Aku bersumpah, aku akan menambah (nikmat) kepadamu”. Allah jarang menyebutkan kata “Aku” dalam Al-Qur’an, biasanya Allah menggunakan kata “Kami”. Hanya pada hal-hal yang amat besar saja, Allah menggunakan kata “Aku” yang merupakan tata bahasa terkuat.

Lalu apa yang akan ditambahkan? Boleh jadi Allah menambah pengetahuanku, kebijaksanaanku dan kesabaranku dan masih banyak lagi karena Allah tidak membatasi sesuatu  yang akan Ia tambahkan bagi hamba-Nya yang pandai bersyukur. Beginilah indahnya ayat ini, Allah akan memberikan lebih, lebih, lebih atas banyak hal yang bermanfaat untuk kita. Allah sudah berjanji, cukup dengan menunjukan rasa syukur kita kepada-Nya, maka nikmat yang tak terkira akan Allah berikan.

Tentunya kita semua ingin mencapai hidup yang penuh nikmat, semua itu bisa dimulai dari hal yang paling kecil yaitu mulai memperkuat pola pikir dan sikap hidup yang positif. Salah satu diantaranya adalah dengan bersyukur. Tak jarang setiap saat kita mengalami berbagai macam kejadian dan ujian, ada sebagian orang yang menghadapinya dengan tersenyum penuh syukur, namun ada pula sebagian orang menghadapinya dengan mengeluh penuh kufur. Semua tergantung kita apakah akan memilih jalan yang  diridhoi-Nya atau justru berpaling. Karena sesungguhnya Allah selalu menunjukan jalan yang lurus bagi hamba-Nya yang beriman.

Teringat sebuah kisah yang kualami tentang perjuangan mencari pekerjaan. Berawal dari sebuah niat yang kuat untuk bergabung dengan salah satu perusahaan besar di Indonesia, alhamdulilah mengantarkanku hingga ke tahap wawancara. Setelah sebelumnya aku berjuang melalui beberapa fase rekrutmen yang cukup sulit. Alhamdulilah bersyukur sekali aku dibesarkan dalam keluarga yang penuh cinta dan kasih sayang. Energi terbesar selalu terpancar dari sosok ibuku yang senantiasa tersenyum seakan-akan memancarkan sinyal positif yang kuat untuk anak-anaknya agar menjadi bekal dalam berjuang menghadapi kehidupan.

Salah satu doa yang pernah ibu sampaikan kepadaku adalah “Ya Allah Tuhan Kami Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, ridhoilah anak hamba dalam mendapatkan pekerjaan yang terbaik menurut Engkau dan sesuai dengan kemampuannya”

Sebuah kalimat doa yang benar-benar bernyawa hingga mampu membuatku tenggelam dalam lautan semangat yang kuat. Proses wawancara alhamdulilah bisa aku lewati dengan lancar. Qadarullah atas izin Allah aku tidak diterima oleh perusahaan tersebut. Awalnya aku merasa kecewa sesaat, tapi setelah aku mengingat kalimat doa yang ibuku sampaikan, aku menjadi lebih tenang. InsyaaAllah boleh jadi pekerjaan itu bukan yang terbaik menurut Allah dan boleh jadi pula pekerjaan itu tidak sesuai dengan kemampuanku. Karena sesungguhnya apapun yang terjadi dalam kehidupan kita semua adalah atas izin dan ridho Allah SWT.

Kembali lagi aku teringat dengan Q.S Ibrahim Ayat 7 yang menjelaskan apabila kita bersyukur maka Allah akan tambahkan nikmat-Nya. Alhamdulilah aku bersyukur, meski aku tidak ditakdirkan bekerja di perusahaan tersebut, ada banyak nikmat yang Allah berikan. Salah satunya adalah nikmat waktu yang dapat aku gunakan untuk membantu keluarga, sahabat dan kawan-kawan, serta berbagi ilmu yang insyaAllah bermanfaat. Mari kita bersama-sama untuk rajin bersyukur kepada Allah SWT atas segala lukisan kehidupan  yang begitu indah hingga saat ini.

Izinkan aku untuk berbagi sebuah prinsip hidup yang kuberi nama “SIP” yang bisa membantu kita dalam mencapai pola hidup lebih baik. SIP terdiri dari Syukur, Introspeksi, Perbaiki. Syukur dilakukan ketika kita mulai bangun tidur setelah membaca doa mari kita syukuri banyak sekali nikmat yang Allah berikan secara langsung tanpa kita memintanya, seperti nikmat penglihatan, pendengaran, umur, kesehatan dan masih banyak lagi. Kemudian sebelum tidur dalam keadaan berwudhu mari ingat kembali dan Introspeksi diri sendiri terhadap hal-hal apa saja yang sudah kita lakukan selama satu hari tersebut. Apakah kita lebih banyak melakukan hal yang bermanfaat, atau justru sebaliknya? Kita bisa  menulisnya di sebuah catatan agar kita tidak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari. Setelah itu keesokan harinya kita niatkan untuk mulai Perbaiki kesalahan dan menambahkan amal serta perbuatan baik setiap harinya.

 

Semoga Allah Azza Wa Jalla selalu memudahkan kita dalam belajar dan memahami Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Semoga Allah melancarkan dan menguatkan iman kita agar kita bisa menjadi manusia yang bermanfaat baik bagi orang lain Aamiin. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

“To get a wonderful life, you must grateful of your life” – Muhamad Elang Pamungkas

 

Sumber : https://youtu.be/qvis_wqxR0A

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s