Penuhi Hak Kerabat Kita – Nouman Ali Khan


Allah memberi kita nasihat tentang cara membelanjakan uang kita. Dia berfirman, “Wa aati dzal-qurbaa haqqahu.” (Qur’an, Surat 17: 26)

“Dan berikan kepada mereka yang memiliki hubungan dekat.”

Bukan “Dza wil qurba”, namun “Dzal-qurbaa”, mufrad, tunggal. Berikan hak seorang keluarga dekat. Allah tidak mengharuskan kita memikirkan semua keluarga dekat kita pada saat yang sama, Allah mengatakan, “Pikirkan masing-masing mereka satu per satu.”

“Pikirkan mereka satu per satu.“

Apa yang terjadi di kebanyakan keluarga? Jika keluarga Anda adalah keluarga pada umumnya, kadang ada perselisihan di tengah keluarga. Ada paman yang tidak Anda sukai, ada sepupu yang tidak akur dengan Anda, ada saudara yang punya masalah dengan Anda, atau apapun.

Dan ada seseorang diantaranya yang butuh bantuan, namun Anda hanya mau menolong mereka yang cocok dengan Anda, dan tidak berpikir untuk menolong mereka yang berselisih dengan Anda. Kita lewati mereka.

“Paman yang itu? Tidak, tidak, tidak. Dia tidak akan memperoleh apa-apa… “

“Zakat? Akan saya berikan ke tempat lain saja.”

“Sebagian sadaqah akan saya berikan kepada bibi saya. Tapi paman saya? Lupakan saja. Saya benci dia.”

Jadi Allah mengatakan kepada kita, “Jika mereka dekat dengan kalian, -dan Allah-lah yang memberikan hubungan itu kepada Anda,-.”

“Wa ulul-ar-haami ba’dhuhum aulaa bi ba’dhin fii kitaabillaah.” (Qur’an, Surah 8: 75)

Mereka yang terhubung kepada Anda karena rahim seorang Ibu. Mungkin Anda terhubung melalui nenek Anda, mungkin Anda terhubung melalui ibu atau ayah Anda. Ini adalah hubungan melalui rahim, jika hubungan tersebut ada, maka Anda harus mempertimbangkan masing-masing mereka. Jika mereka sedang butuh, apakah Anda suka pada mereka atau tidak, apakah Anda sedang berselisih dengan mereka atau tidak, jika mereka butuh pertolongan Anda, maka Anda harus menolong mereka.

Di dalam ayat yang luar biasa ini Allah bahkan tidak mengatakan, “Wa aati dzal-qurbaa,” dan setelahnya “Amwaalak” atau “Maalak”.

Dia berkata, “Haqqahu, beri dia apa yang dibutuhkannya.”

“Berikan haknya.”

Dengan kata lain uang yang ada di kantong saya yang seharusnya diberikan kepada anggota keluarga saya yang sedang butuh, sebenarnya bukan uang saya, menurut Al-Qur’an, tapi itu uang mereka yang saya pegang, itu hal mereka.

Sama halnya seperti seseorang yang bekerja dengan Anda, Anda sewa seseorang untuk mengerjakan suatu pekerjaan, jika mereka telah menyelesaikan pekerjaannya, uang yang telah Anda setujui sebagai upahnya, jika belum Anda bayarkan dan masih ada di kantong Anda, itu bukan uang Anda.

Itu sebenarnya uang mereka, Anda harus memberikannya kepada mereka. Anda tidak boleh berpikir untuk membelanjakan uang tersebut. Tidak boleh. Anda berhutang kepada seseorang.

Mentalitas seperti ini harus dimiliki, menjadi perilaku para Muslim, bahwa untuk keluarga dekat kita yang sedang butuh bantuan, itu sebenarnya uang mereka. Uang yang ada di kantong kita sebenarnya uang mereka. Memang uang itu ada di rekening kita, kita ‘log in’ dan melihatnya di rekening kita, namun sesungguhnya bukan milik kita, itu hak dia menurut Allah, “Haqqahu”.

Ketika Anda berhutang kepada seseorang, Anda buru-buru melunasinya, terutama pada yang berwenang, seperti pemerintah. Anda belum membayar pajak, Anda segera membayarnya. Anda belum bayar listrik, khawatir mereka akan memutuskan aliran listrik, maka Anda segera membayar tagihannya. Jika Anda berhutang sesuatu yang ada konsekuensinya, Anda segera melunasinya, saya segera melunasinya.

Allah azza wa jalla adalah yang berwenang dibalik keluarga dekat kita. Keluarga dekat kita mungkin tidak punya kewenangan, nyatanya jika dia butuh zakat, atau dia butuh sadaqah, maka mereka tidak mampu secara finansial, artinya mereka tidak dalam posisi memiliki kewenangan, sekarang kewenangan mereka dibenarkan oleh Allah, Allah adalah yang berwenang yang mengatakan, “Sebaiknya kalian penuhi hak mereka.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s