Bahkan Para Malaikat Malu Terhadapnya – Omar Suleiman


Ketika kita membicarakan Utsman radhiallahu ta’ala anhu. Kita berbicara tentang orang yang dikatakan Rasulullah (ﷺ) kepada putrinya Umm Kulstum (رضي الله عنها), yang akan menjadi istri Utsman.

Bahwa tak seorang pun lebih menyerupai penampilan fisik, (dari) ayahmu, Muhammad (ﷺ), dan kakekmu, Ibrahim (عليه السلام), selain Utsman radhiallahu ta’ala anhu.

Subtitle Indonesia/Inggris: Ya.
Klik caption untuk mengaktifkannya.
Diterjemahkan oleh tim subtitle Darul Arqam Studio.

Ketika Anda membaca deskripsinya bahwa ia tidak terlalu tinggi, tidak terlalu pendek, bahwa ia memiliki rambut hitam panjang keriting. Sentuhan kemerahan di wajahnya. Bahu lebar dan celah kecil di antara giginya. Ini adalah deskripsi dari nabi (ﷺ).

Dan dia begitu tampan sehingga Abdurrahman ibn Haz (رضي الله عنه), dia mengatakan, “Saya belum pernah melihat pria yang lebih tampan dalam hidupku dari Utsman radhiallahu ta’ala anhu. Sangat tampan. Sangat sopan.

Sampai-sampai dikatakan tentangnya dalam narasi Al Hasm radhiallahu ta’ala anhu bahkan ketika dia mengganti pakaiannya, di balik pintu tertutup, dia merasakan rasa malu. Ketika dia memberikan baiat kepada nabi (ﷺ) dengan tangan kanannya, dia menolak untuk menggunakan tangan kanan itu lagi untuk menyentuh bagian pribadinya setelah itu.

Bahwa dia sangat rendah hati dalam berbicara. Berbicara begitu sopan dan pelan sehingga Anda harus mendekat kepadanya, hanya untuk mendengar apa yang dia katakan pada Anda. Jadi dia tidak memiliki suara berwibawa, dia memiliki suara yang sangat pelan. Seseorang yang sangat lembut.

Dan nabi (ﷺ) yang dikenal karena rasa malunya, dikenal dalam hidupnya, mengagumi Utsman radhiallahu ta’ala anhu. Jadi Aisyah (رضي الله عنها) menceritakan sebuah kejadian, suatu waktu nabi (ﷺ) sedang duduk dan ia berbaring, sebagian pahanya terbuka (ﷺ), dan Abu Bakar (رضي الله عنه) masuk, dia duduk dengan nabi (ﷺ), Rasulullah (ﷺ) tidak duduk. Dia berbicara dengannya, dia (Abu Bakar) lalu pergi.

Umar masuk, dia duduk dengan utusan (ﷺ), dia berbicara dengannya dan kemudian pergi. Dan kemudian Utsman radhiallahu ta’ala anhu meminta izin untuk masuk, Rasulullah (ﷺ) duduk, menutupi dirinya dan memastikan terlihat pantas. Dan Aisyah (رضي الله عنها) mengatakan, “Ya Rasulullah, kita tahu Abu Bakar dan Umar lebih saleh daripada Utsman. bagaimana bisa ketika mereka datang, Anda tidak duduk, Anda tidak memperbaiki diri atau apa pun untuk menghormati. Tapi ketika Utsman masuk, Anda memperbaiki diri dengan begitu.”

Rasulullah (ﷺ) mengatakan pernyataan yang sangat terkenal itu, “(ألا أستحي من رجل تستحي منه الملائكة).”

Tidakkah aku seharusnya malu atau segan kepada seorang lelaki yang bahkan para malaikat malu di hadapannya. Bahkan para malaikat pun malu di hadapan Utsman radhiallahu ta’ala anhu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s