Manusia Bodoh – Part 1 Tentang Tiga Cerita


Manusia Bodoh

Part 1 Tentang Tiga Cerita

Tadabbur Al-Qur’an
Surah Al-Baqarah 142-144

***

Ada tiga cerita menarik di surah Al-Baqarah.

Pertama, cerita tentang Adam ‘alayhis salam. Berikut pertempuran antara dua kubu. Kubu malaikat dan kubu setan. Adam ada tepat di tengah-tengah keduanya. Dan kita sebagai bagian dari anak cucu Adam harus memilih. Untuk condong ke kubu malaikat atau ke kubu setan.

Kedua, cerita tentang sejarah yang panjang dari kaum Yahudi. Bani Israil. Mereka seharusnya memilih jalan yang benar. Jalan yang telah diwahyukan. Tapi akhirnya mereka justru mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan di masa kerajaan Sulaiman (QS 2:102). Mereka tidak menghargai petunjuk yang telah Allah berikan.

Ketiga, cerita tentang ayahanda kita semua, Nabiyullah Ibrahim ‘alayhis salam.

***

Penting untuk dicatat bahwa Adam adalah pilihan yang terbaik dari semua umat manusia. Bahkan dari semua makhluk yang ada. Lalu setelah Adam terpilih, di antara anak cucunya, Bani Israil adalah umat terbaik yang terpilih.

Kenapa pilihan jatuh ke Adam? Supaya kita bisa belajar apa arti mematuhi Allah, by choice. Mematuhi Allah karena memang memilih untuk mematuhi Allah. Kalo malaikat, beda. Malaikat mematuhi Allah karena pilihannya cuma satu itu. Malaikat tidak punya pilihan yang lain.

Sebagai umat terbaik, Bani Israil seharusnya memberi contoh kepada umat yang lain, apa arti mematuhi Allah. Meraih yang terbaik di dunia, dan di kehidupan sesudahnya. Peran Bani Israil, alasan kenapa Allah memilih Nabi-Nabi di kalangan Bani Israil, alasan kenapa Allah lebih menyukai memilih mereka, bukan karena mereka lebih unggul. Bukan karena ras, bukan karena bahasa.

Alasannya kenapa Allah pilih mereka, adalah karena seharusnya mereka memberi contoh kepada seluruh umat manusia yang lain, apa arti mematuhi Allah. Sehingga semua umat manusia yang lain bisa melihat mereka sebagai role model. Dan selanjutnya semua umat manusia itu bisa mengikuti jejak sang role model melangkah di jalan-Nya.

Kita tahu bahwa ada dakwah yang dilakukan oleh satu individu. Seseorang bicara dengan temannya yang Yahudi, Kristen, Hindu, atau Budha. Mengajak ke jalan-Nya. Itu adalah dakwah oleh satu individu.

Ada juga dakwah oleh satu umat. Ketika satu umat itu dibangun berdasarkan model yang bersandarkan kepada ajaran-ajaran Allah, maka keberadaan satu umat itu sendiri adalah dakwah. Keberadaan satu umat itu sendiri sudah cukup untuk mengirimkan pesan dakwah.

Jika dakwah satu orang saja, satu individu, bisa mempengaruhi ribuan orang, bisakah kamu bayangkan dakwah dari satu umat akan seperti apa? Dakwah satu umat sebagai model itu pasti akan mempengaruhi seluruh umat manusia di dunia. Itulah tugas Bani Israil.

Tapi mereka gagal.

Dan ketika mereka gagal, Allah mengingatkan bahwa tugas mereka itu bukan sekedar karena mereka adalah anak-anak Bani Israil. Tapi karena mereka adalah anak-anak Ibrahim.

Sehingga cerita selanjutnya kembali ke Ibrahim ‘alayhis salam. Bani Israil itu seharusnya meniru ayah mereka, Ibrahim.

Jadi cerita kedua adalah tentang satu umat Bani Israil dan kegagalannya.

Cerita ketiga adalah cerita sambungannya. Tentang Nabi Ibrahim dan kisah suksesnya.

***

Kita putar ulang sejenak ketiga cerita tadi. Supaya kita makin paham dan clear.

Cerita pertama adalah tentang Adam ‘alayhis salam. Apakah Adam ‘alayhis salam diuji? Ya, Adam ‘alayhis salam diuji.

Cerita kedua adalah tentang Bani Israil. Apakah Bani Israil juga diuji? Ya, mereka juga diuji.

Ibrahim ‘alayhis salam ada di cerita ketiga. Apakah beliau diuji? Ya, beliau ‘alayhis salam juga diuji.

Ada tiga cerita. Dan semua karakter utama di ketiga cerita itu, diuji.

Bagaimana dengan ujian terhadap Nabi Adam ‘alayhis salam? Bagaimana hasil ujian beliau? Lulus atau gagal?

Awalnya, beliau gagal. Tergoda mendekati pohon terlarang. Tapi beliau segera menyadarinya. Buru-buru minta maaf. Beliau istighfar. Beliau bertaubat.

Itu adalah cerita pertama. Tentang kegagalan dan harapan. Ada kegagalan, dan ada harapan untuk kembali ke jalan-Nya.

Cerita kedua adalah Bani Israil. Bagaimana dengan mereka? Gagal atau lulus ujian?

Mereka gagal. Mereka gagal dan tidak memohon ampunan.

Berarti beda dengan Nabi Adam. Nabi Adam gagal dan minta maaf. Bani Israil gagal tapi menolak minta maaf. Sudah gitu Bani Israil malah makin arogan. Bani Israil memilih untuk tidak merendah di hadapan Allah setelah mereka gagal.

Cerita ketiga adalah tentang Nabi Ibrahim. Pertanyaannya masih sama. Meski sekarang jauh lebih mudah dijawabnya. Beliau lulus atau gagal?

Ya, beliau lulus. Mungkin bisa dianggap cum laude. Lulus semua ujiannya. Dengan gilang gemilang.

Jadi, intinya ada tiga skenario. Pertama, gagal, diikuti perbaikan. Kedua, gagal, lalu makin arogan. Ketiga, lulus ujian.

Oh ya, ada cerita keempat ga ya?

Ada. Cerita keempatnya sedang berlangsung. Belum tamat. Cerita keempat adalah tentang kita. Kita semua. Tentang umat ini. Tentang umat Islam.

Pertanyaannya, apakah kita akan lulus ujian?

Kita berharap, kita bisa seperti Ibrahim ‘alayhis salam. Kita berharap, kita lulus ujian.

Seandainya, seandainya pun kita gagal dalam ujian, kita berharap bisa seperti Adam ‘alayhis salam. Gagal, tapi segera istighfar dan melakukan perbaikan.

Yang pasti, kita berharap, kita tidak pernah menjadi seperti Bani Israil. Yang gagal dan makin arogan. Gagal permanen.

(to be continued)

***

Ditulis oleh Heru Wibowo

Source:

Depth Study of Surah Al Baqarah || Nouman Ali Khan || 25th October 2016 || Malaysia Tour

https://youtu.be/sl9u15irri0

***

Advertisements

3 thoughts on “Manusia Bodoh – Part 1 Tentang Tiga Cerita

  1. boleh tanya, kenapa ayahanda kita semua, Nabiyullah Ibrahim ‘alayhis salam? 😊

    Terima kasih sudah di terjemahkan..

    Like

    1. Maksud pertanyaannya: mengapa nabi Ibrahim alaihissalam disebut ayah kita? Itu karena nabi Ibrahim merupakan bapak para nabi. Dari garis keturunan nabi ibrahim muncul para nabi, seperti nabi Ishaq dan Ismail

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s