Kenapa Jadi Pengusaha? – Nouman Ali Khan


KENAPA JADI PENGUSAHA?

Urutan kedudukan tertinggi di hadapan Allah:

1. Para nabi
2. Para shiddiqiin
3. Para syuhada

Tidak mungkin kita mencapai posisi ke-1 dan ke-2, dan sungguh sangat dimuliakan Allah subhanahu wa ta’ala orang yang diberi kesempatan langka untuk bisa syahid di jalan-Nya.

Kita hanya bisa sungguh-sungguh berdoa agar bisa bersama para nabi, para shiddiqiin, dan para syuhada di hari akhir kelak.

Nah, dalam hal ini, hanya ada satu profesi yang bila dilaksanakan dengan jujur dan amanah, maka dijanjikan-Nya kelak akan bersama ketiga kelompok manusia yang paling mulia.

Seorang pegawai dan manajer yang jujur dan amanah amatlah terpuji, tapi tidak mendapat janji dari-Nya.

Seorang dokter dan perawat yang jujur dan amanah sangat mulia, tapi tidak mendapat janji dari-Nya.

Seorang politisi dan pejabat yang jujur dan amanah sungguh langka, tapi juga tidak mendapat janji dari-Nya.

Hanya ada satu profesi yang dimuliakan mendapat janji bersama para nabi, shiddiqin, dan syuhada.

Hanya PENGUSAHA.

Tapi bukan sekedar pengusaha, tapi pengusaha dengan dua syarat utama. Tidak harus piawai berjualan, tidak mesti beromzet ratusan juta, tidak wajib jadi pengusaha yang sukses.

Asal jadi pengusaha yang jujur.
Asal jadi pengusaha yang amanah.

Dari Abdullah bin Umar radhiallahu ‘anhu bahwa Rasuluillah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Seorang pedagang muslim yang jujur dan amanah (terpercaya) akan (dikumpulkan) bersama para Nabi, orang-orang shiddiq dan orang-orang yang mati syahid pada hari kiamat (nanti).” (HR. Ibnu Majah & Daraquthni)

Dan salah satu kriteria jujur dan amanah adalah:

Kalau keduanya (pedagang dan pembeli) bersifat jujur dan menjelaskan (keadaan barang dagangan atau uang pembayaran), maka Allah akan memberkahi keduanya dalam jual beli tersebut. Akan tetapi kalau keduanya berdusta dan menyembunyikan (hal tersebut), maka akan hilang keberkahan jual beli tersebut.” (HR. Bukhari & Muslim)

Hanya PENGUSAHA sajalah profesi yang dijanjikan bisa bersama ketiga golongan tadi, dan mendapat panggilan nikmat terbesar setelah nikmat terbesar kembali kepada Rabb-nya kelak.

“Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku.” (QS. Al-Fajr 27-30)

Yuk jadi pengusaha.

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=ol9-h4EcYt4

Semoga bermanfaat.

Resume oleh Andi Pratama Dharma

Advertisements

One thought on “Kenapa Jadi Pengusaha? – Nouman Ali Khan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s