[MFA2018] Tidakkah Kamu Berpikir? – Andriani D. A.


Tidakkah Kamu Berpikir?

Merasa ‘stuck’ dengan perkuliahan. Kadang bertanya apakah sekolah lebih penting dari beribadah. Ternyata tidak kalah pentingnya. Alhamdulillah kita sudah dikaruniai keimanan. Tidak semua orang seberuntung saya yang lahir dari keluarga Muslim.
[MFA2018] Tidakkah Kamu Berpikir_ - Andriani D. A.

Namun apa beriman tanpa berpikir itu cukup? Kalau dipikir-pikir banyak ilmuwan yang berasal dan tinggal di negara-negara non-Muslim justru Allah kasih hidayah. Para pemikir harus baca banyak buku, banyak jurnal penelitian, dan banyak literatur untuk akhirnya Allah sampaikan ia pada Kebenaran. “Kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya.

Dengan berpikir, cinta pada Allah bukan sebatas cinta buta melainkan cinta yang terpupuk dari rasa kagum betapa dahsyatnya Firman Allah, memberi petunjuk untuk kehidupan kita. Dengan berpikir, cinta itu terus dan terus tumbuh unconditionally sementara Allah tidak pernah lupa menanyakan kembali pada pembaca Kalam-Nya,

أَفَلَا تَعْقِلُونَ

[Q.S. Al-Baqarah (2): 44]

Afalaa ta’qiluun.” “Don’t you think?“, “Tidakkah kamu berpikir/mengerti?

Kalau dipikir-pikir lagi. Mengapa Allah ‘Azzawajall bertanya balik pada kita? Bukankah Dia Yang Maha Tahu segalanya. Allah Tahu, pembaca-Nya, hamba-hamba-Nya ini, juga Dia telah berkahi kita dengan akal. Allah mengingatkan untuk menggunakan logika kita untuk mendekatkan diri pada-Nya, memahami Al-Qur’an, meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada-Nya.

Maka belajarlah, bertanyalah, carilah jawaban sampai dapat, membaca dan meneliti, semua itu lakukanlah sampai akhirnya orang terpintar di dunia ini akan sadar bahwa sebenarnya ilmunya sangatlah kecil dan dirinya tidak mengetahui apapun.

Al-Quran tidak hanya memerintahkan untuk “berimanlah” namun juga “berpikirlah”. Karena hanya dengan berpikir dan memahami, maka manusia akan beriman.

Allah Ar-Rahman, Yang Telah Mengajarkan al-Qur’an. Ketika Sang Maha Pengasih menjadi Pengajar, siapa yang dapat menolak untuk menjadi muridnya? Maka kita, hamba Allah, datang dengan segala kerendahan hati untuk mempelajari Al-Qur’an, buku yang tidak ada kesalahan sedikitpun. Semakin tinggi intelektual seseorang seharusnya semakin sadar ia akan Keagungan Allah ‘Azzawajal dan Ilmu-Nya yang teramat luas.

Allah Loves us so much. He wants to be as close as possible more than anything else in this life with us. Allah ingin kita memikirkan-Nya. Semakin kita memikirkan-Nya semakin kita mencintai-Nya.

By Andriani D A (@aanarum) / 30 Mei 2018

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s