Perindahlah Karakter Hamba – Prayers of the Pious 29 – Omar Suleiman


Ummu Darda meriwayatkan bahwa dia menyaksikan suaminya Abu Darda salat sepanjang malam dan hanya memanjatkan sebuah doa:

اللَّهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِي فَحَسِّنْ خُلُقِي

Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah penampilan luarku, perindahlah bagian dalamku.

Khalq bermakna ciptaan bagian luar kita, sedangkan khuluq menunjukkan karakter atau gambaran internal kita. Jika karakter kita bisa dibayangkan dalam sebuah gambaran yang bisa dilihat di cermin, kira-kira akan seperti apakah ia?

Seorang Muslim bisa memperindah karakternya, dia memperlakukan orang lain dengan baik sehingga mereka akan berdoa baginya. Pada akhirnya orang berkarakter baik ini bisa mencapai surga. Sebaliknya seorang Muslim juga bisa merusak karakternya hingga dia menyakiti seseorang, kemudian orang itu mendoakan sesuatu untuk menentangnya, dan akhirnya dia masuk neraka.

Jadi satu-satunya yang diinginkan Abu Darda adalah karakter yang baik, karena jika karakter yang baik itu murni dan tulus, dia tidak hanya akan memiliki hubungan yang murni dengan Allah, tapi juga membuat semua orang yang tersentuh olehnya akan bersaksi membelanya di Hari Kiamat.

Kisah lain tentang Abu Dujana yang ditanya ketika sedang mendekati ajalnya, tentang amal besar apa yang diharapkannya bisa menolongnya nanti. Dia tercatat sebagai seorang prajurit yang berjuang di sisi Nabi shalallahu alaihi wassalam. Dia menjadi tameng Nabi shalallahu alaihi wassalam pada perang Uhud hingga tubuhnya mirip landak karena punggungnya dipenuhi panah. Ternyata yang membuatnya paling berharap bukan itu semua, melainkan karena dia selalu menjaga lidahnya agar tidak menyakiti orang lain. Subhanallah.

Semoga Allah ‘azza wa jalla memberi kita karakter yang baik yang tidak hanya berbuat baik kepada ciptaanNya, sekaligus menjadi cerminan ketulusan kita kepada Sang Pencipta. Semoga Allah menjauhkan kita dari menyakiti orang lain sengaja atau tidak, sehingga mereka bersaksi memberatkan kita di Hari Kiamat. Semoga Dia mengampuni kita jika terlanjur menyakiti secara sengaja atau tidak, dan semoga Allah mengizinkan kita masuk ke surga dengan rahmatNya serta karakter kita yang baik. Allahumma aamiin.

Sumber: https://www.facebook.com/imamomarsuleiman/posts/1911137405572958

Resume oleh Key

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s