Ingin Belajar Bahasa Arab? – Nouman Ali Khan


Ingin belajar bahasa Arab?

(السلام عليكم ورحمة الله وبركاته)

Bahasa Arab adalah pelajaran yang menantang. Ia merupakan samudera pengetahuan yang luasnya bisa mengecilkan hati bahkan pelajar yang sangat ingin belajar sekali pun untuk tetap berjuang mempelajarinya.Ingin Belajar Bahasa Arab_

Sebagian besar Muslim yang ingin mempelajari bahasa Arab berangkat dari motivasi untuk menepis penghalang terjemahan antara mereka dengan kalam Allah serta meningkatkan kemampuan untuk menghubungkan diri secara langsung dengan bacaan suci di dalam salat guna memperoleh pengalaman spiritual sejati.

Tujuan ini membuat tugas ini semakin menantang karena Al-Qur’an adalah bahasa Arab tertinggi, yang artinya Anda seharusnya sampai kepada Al-Qur’an setelah mempelajarinya bahasa Arab hingga beberapa lama.

Saya telah mendedikasikan diri untuk satu misi saja selama 20 tahun belakangan, yakni berusaha memahami Al-Qur’an dengan lebih baik untuk diri saya sendiri dan menemukan cara agar mudah bagi orang lain untuk memahaminya. Menjadi bagian dari misi tersebut adalah mencoba merevolusi pendekatan standar kami untuk mempelajari bahasa Al-Qur’an.

Saya ingin para siswa bisa menghargai kerumitan dan keajaiban bahasa yang dipilih Allah sebagai wahyu terakhirNya, begitu juga saya ingin mereka mempelajari hal unik yang sangat maju ini (bahasa Arab) dengan cara yang bisa mereka ingat dan kembangkan tanpa merasa kewalahan dan terintimidasi.

Bahasa Arab itu sulit, saya takkan berdusta. Namun sebuah pendekatan bisa diambil sehingga Anda bisa mempelajarinya secara sistematis untuk memahami Al-Qur’an dan mencapai tingkat mahir dalam waktu singkat.

Dua hal yang menjadi penghalang terbesar untuk mempelajari bahasa Arab adalah (A) hilangnya motivasi karena Anda belum melihat kemajuan yang berarti bahkan setelah melakukan usaha sedemikian besar, dan (B) tidak memiliki dasar yang kokoh untuk membangun pengetahuan yang lebih dalam.

Penghalang A cukup mudah dipahami, namun penghalang B cukup rumit, jadi akan saya jelaskan secara ringkas. Seandainya bahasa Arab terdiri dari 100 bab, adalah keliru untuk menganggap bahwa setiap bab memiliki nilai yang sama.

Sepuluh bab pertama mungkin adalah kunci untuk memahami 90 bab berikutnya dan Anda harus selalu kembali kepada fondasi yang telah Anda kokohkan dalam 10 bab pertama itu.

Jika dasar ini tidak kokoh, dan Anda menganggap 100 bab itu memiliki nilai yang sama, Anda takkan mampu mengingat apa yang sudah Anda pelajari meski Anda memahaminya saat diajarkan. Jika dasar Anda kuat, bahkan bahasa Arab tingkat mahir pun akan jatuh ke dalam potongan teka teki dengan tepat laksana efek domino (mudah dipahami).

Bagaimana saya bisa tahu hal ini? Begitulah saya mempelajari bahasa Arab dan begitulah saya mengajarkannya kepada ribuan siswa melalui Bayyinah. Di dalam karir saya, dalam banyak hal saya kembali kepada dasarnya. Untuk menjaga semangat itu, saya sendiri akan kembali mengajar fondasi bahasa Arab untuk membantu para siswa membuka jalan menuju keberhasilan mempelajari bahasa Al-Qur’an dan lebih jauh lagi memahami Al-Qur’an itu sendiri.

Tahun ini, paska Ramadhan, saya sendiri akan mengajar Qur’an Intensif yang baru dan disempurnakan di Kampus Bayyinah di Euless, Texas, insya Allah. Dalam waktu seminggu atau lebih saya akan mengumumkan semua detilnya. Bagi Anda yang ingin datang ke Texas untuk mempelajari Al-Qur’an lebih dalam serta bahasa Arab dengan saya, ini akan menjadi kesempatan yang sangat baik, insya Allah.

Visi saya untuk masa depan pelajaran bahasa Arab di Bayyinah menjadi jauh lebih besar, dan saya ingin menceritakannya kepada Anda dalam beberapa postingan berikutnya. Untuk saat ini, saya mengharapkan doa Anda demi keberhasilan misi ini.

Saya berdoa agar kita bisa menjadi generasi yang mampu mengembalikan kecakapan memahami Al-Qur’an kepada umat di seluruh dunia, aamiin. Kami di Bayyinah memiliki mimpi yang ambisius, yakni bagaimana agar doa tersebut bisa menjadi kenyataan dengan izin Allah, seperti pepatah kuno Arab yang berbunyi:

(إذا تمنيت فاستكثر)

Jika engkau akan menggantungkan cita-cita, gantungkanlah tinggi di sana (arti kiasan).

Baiklah, sampai jumpa.

Sumber: https://www.facebook.com/noumanbayyinah/posts/1253430938122979

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s