[Transkrip Kartun Islami] Bagaimana Menjadi Suami Yang Baik? – Nouman Ali Khan


Berbicara tentang suami terbaik, saya ingin bercerita. Ini benar-benar bagus, membuat orang sadar akan Allah. Anda tak hanya mengundang orang untuk bertakwa dengan kata-kata Anda, karakter Anda mengatakan banyak.

Seorang teman saya, -dia menjadi teman, dalam suatu perjalanan singkat-, mengatakan pada saya tentang bagaimana dia dibesarkan dalam keluarga muslim. Dia berasal dari Guyanese dan di Guyana ada Muslim yang berkomitmen dan ada yang mencampuradukkan agama mereka dengan Hinduisme. Dan beberapa Muslim hanya namanya dan mereka benar-benar hampir kehilangan… Semua dari agama mereka… Mereka hampir tak tahu apa-apa tentang agama mereka. Dan dia tipe yang terakhir.

Dia hampir tidak tahu apa-apa tentang agama tersebut. Jadi saat dia tumbuh di New York, dia hampir sepenuhnya hanya… bahkan tidak mempraktekkan sebagai orang muslim. Dia biasa, Anda tahu, berkelahi dengan ibunya, dia dipenjara beberapa kali… geng… segala macam bentuknya.

Di kemudian hari, dia memutuskan bahwa dia ingin, Anda tahu, dia mencari Tuhan. Dan dia tahu setidaknya dengan namanya dia Muslim. Saya pikir namanya adalah Mohammed atau semacamnya, bukan? Dari namanya dia Muslim, jadi dia harus melihat ke agama apa dulu? Islam.

Jadi dia mulai melihat ke Islam. Mulai pergi ke masjid, mulai belajar bagaimana salat lagi, menjadi lebih serius… Pada saat itu, Anda tahu, dia telah menikahi pacarnya yang beragama Kristen atau apapun.

Dan dia mulai menjadi lebih serius dengan agamanya. Dan kemudian istrinya memperhatikan bahwa dia sedang salat. Dan birnya hilang dari kulkas. Dan dia tidak pergi dengan teman minumnya. Dan dia tidak pergi ke Atlantic City (kasino) pada akhir pekan. Dia orang yang berbeda.

Ada yang berubah, Anda tahu… Dia tidak mengatakan apapun padanya. Dia lakukan dengan sendirinya… Dia tidak meneriakinya, tidak memberitahunya, “kenakan hijab” atau apa saja. Dia tidak melakukan semua itu.

Dia pergi ke seorang Guru besar, dan saya berterima kasih, saya berdoa untuk Guru besar yang ia datangi. Dia tak memberi tahu saya namanya tapi berkata, “Saya pergi ke Guru Besar dan mengatakan padanya bahwa saya menjadi lebih… dan lebih sadar akan Islam, tapi istri saya tentu saja adalah seorang Kristen dan dia bahkan bukan orang Kristen yang mempraktikkannya. Dia hanya seperti apa saya sebelumnya, dia persis seperti saya sebelumnya.

Bagaimana saya bisa membantunya?

Dia berkata, “Jangan beritahu dia tentang Islam. Jadilah suami terbaik yang Anda bisa, dan untuk melakukan itu, cukup pelajari suami macam apa sang Nabi shallallahu alaihi wa sallam.

Lakukan saja.

Jangan khawatir tentang apa yang perlu dikatakan padanya, khawatirlah tentang menjadi suami terbaik dan itu adalah sunnah Rasulullah ‘alaihi shalatu wassalam.

Rasulullah mau membeli hadiah istrinya. Rasulullah mau bercanda dengan istrinya. Rasulullah mau menghabiskan waktu bersama Ibu orang-orang beriman. Rasulullah mau memuji dan memuji Bunda orang-orang yang beriman, dia akan memuji mereka.

Kalian makan makanan pertama di iftar! Mmggrrhh… Hah!

Dan istrinya berkata, “Apa?

Anda berkata, “Bukan apa-apa.

Benar kan?

Beberapa Desi di sini minum sedikit Lassi (minuman Desi) dan lihat… “Saya tahu ekonomi itu buruk, tapi… apakah kita benar-benar kekurangan gula?

Sangat sulit bagi Anda untuk mengucapkan pujian. Saya mengerti tapi… Ini adalah sunnah, guys!

Makanan yang enak!

Ini luar biasa.

Anda tahu…

Istri kita, para saudari begitu terbiasa mendengar hal-hal buruk dari kita, lalu saat kita mengatakan hal baik mereka menjadi kaget. Seperti, jika sang suami mengatakan, “Kamu terlihat sangat baik hari ini.

Apa yang kamu inginkan?

He he he, seperti itu.

Dia khawatir seperti sedang memikirkan sesuatu. Kita harus memperbaikinya. Itu masalah. Itu tidak bisa sehat.

Jadi dia mulai melakukan hal-hal ini dengan istrinya. Dan pada awalnya dia kadang sering membantahnya tentang Islam. Dan mengatakan padanya bagaimana kekristenan tidak masuk akal. Bagaimana bisa 3 menjadi 1 dan 1 menjadi 3? Semua argumen itu. Anda pernah mendengarnya sebelumnya, bukan? Dan tak satu pun dari cara itu akan berhasil terhadap istrinya, tak satu pun dari cara itu.

Dia seperti, “Tidak, saya orang Kristen dan hanya itu! Yesus ada di dalam hati saya, tinggalkan saya sendiri!

Tiga tahun berlalu, dia berhenti berbicara dengannya tentang agama Kristen dan betapa bodohnya itu atau apapun… Berhenti berdebat dengannya. Dia hanya menjadi suami terbaik. Dan suatu hari dia salat Maghrib dan istrinya bergabung dengannya di salat. Dan dia sedang salat dan mengacaukan salatnya.

Jadi setelah salat dia menatapnya, dia berkata, “Apa yang terjadi?

Dan dia pergi, “Apa? Tidak ada…

Dan dia berkata, “Tidak, kamu harus menceritakan apa yang terjadi?

Dan tentu saja dia mengatakan apa yang cukup sering akan dikatakan para istri, “Ini rumit…

Benar ‘kan? Tapi akhirnya dia mengatakan kepadanya, “Lihat…

Saya belum pernah melihat suami sepertimu.

Ayah saya tidak seperti itu.

Saya belum pernah melihat seorang Ayah sepertimu.

Caramu bersama anak kita, saya belum pernah melihat seorang Ayah seperti itu.”

Ini sangat indah, agama ini tidak bisa salah.

Tak mungkin salah.

Ini adalah “ittaqullooh“. (QS. Ali-Imran ayat 102)

Anda melihat betapa Anda sadar akan Allah dan hidup Anda, benar ‘kan? Ini bukan berapa banyak ayat yang telah Anda hafal, berapa banyak hadist yang Anda tahu, berapa banyak pengetahuan yang bisa Anda sampaikan pada seseorang, berapa banyak kutipan dari ulama yang bisa Anda sampaikan. Ini bukan tentang itu.

Tetapi bagaimana Anda menjalani hidup Anda. Bila orang-orang dapat melihat itu, Anda memanggil orang bertakwa kepada Allah. “Haqqo tuqootihii.” (QS. Ali-Imran ayat 102)

Download aplikasi mobile kami atau daftar di situs resmi kami untuk mengakses konten eksklusif. Tautan tersedia pada deskripsi video.

Subtitle: NAK Indonesia
Donasi: https://kitabisa.com/nakindonesia

English Transcript: https://islamsubtitle.wordpress.com/2018/02/23/how-to-be-a-good-husband/

Advertisements

One thought on “[Transkrip Kartun Islami] Bagaimana Menjadi Suami Yang Baik? – Nouman Ali Khan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s