Tuhan Tidak Akan Menangkap Anda – Maryam Amir


Pertama kali saya masuk Islam, saya jatuh cinta kepada Allah. Saya merasakan syukur yang tak terhingga dan meluap-luap kepadaNya. Harapan saya sangat besar kepadaNya. Dan dikarenakan hasrat saya untuk benar-benar mengenalNya, saya mulai mengikuti berbagai kelas, membaca bermacam buku, dan sedikit demi sedikit cinta terhadapNya yang tidak terkendali tersebut menjalar menjadi rasa takut dan kekhawatiran yang melumpuhkan.

Tuhan Tidak Akan Menangkap Anda

Semakin banyak saya membaca dan mendengar, semakin dalam saya menyadari betapa saya adalah seorang pendosa yang hina, tidak tahu terima kasih, dan tak mungkin tertebus. Tidak ada harapan bagi seseorang seperti saya. Saya berubah dari MENCINTAI Allah menjadi sepenuhnya ketakutan akan amarah dan murkaNya. Dan butuh bertahun-tahun bagi saya untuk belajar dengan mentor-mentor khusus, untuk menyadari bahwa pandangan yang sangat meracuni tentang Allah inilah yang membahayakan jiwa dan kemampuan saya untuk meyakini Allah dan membangun hubungan yang dalam denganNya.

Saya ceritakan ini karena jika Anda termasuk mereka yang tidak terlalu bersemangat tentang hubungan Anda dengan Tuhan – jika Anda seringkali merasa ketakutan ketimbang merasa penuh harapan – selalu merasa cemas ketimbang merasakan cinta kepadaNya – ketahuilah:

Bahwa Tuhan tidak akan ‘menangkap Anda.’ Banyak orang yang berdakwah tentang Allah dengan sepenuhnya berfokus kepada bagian yang “menakutkan” dalam hubungan denganNya, dengan harapan bahwa hal itu akan mendorong Anda untuk berbuat lebih baik. Namun terkadang yang terjadi adalah semua itu hanya membuat Anda trauma. Jadi berdiam dirilah sejenak, dan dengarkan bagaimana Dia menggambarkan kasih sayangNya:

“Katakanlah: “Wahai hambaKu yang telah melampai batas terhadap dirinya sendiri, jangan berputus asa dari ampunan Allah. Sungguh, Allah mengampuni semua dosa. Sungguh, Dialah yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53).

Kemudian, “AmpunanKu meliputi segalanya.” (QS. Al-A’raf: 156)

Umar ibn Abdul Aziz seringkali mengatakan, “Tuhanku, jika aku tidak pantas bagi kasih sayangMu, maka kasih sayangMu tetap akan meliputi diriku. Kasih sayangMu meliputi segala sesuatu, dan aku adalah sesuatu! Jadi liputilah aku dengan kasih sayangMu wahai Yang Maha Penyayang dari yang penyayang!

Tuhan kita adalah “Yang Maha Pengampun, Yang Maha Pengasih.” (QS. Al-Buruuj: 14)

Kita berharap akan kasih sayangNya -meski kita merasa tidak pantas menerimanya! Berharaplah akan cintaNya, meski Anda membenci diri sendiri! Karena Dia bisa dan akan tetap mengampuni dan mengasihi semua ciptaanNya yang kembali kepadaNya- dan itu termasuk Anda.

Sumber: https://www.facebook.com/maryam.amirebrahimi/posts/1742495175811332

Advertisements

One thought on “Tuhan Tidak Akan Menangkap Anda – Maryam Amir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s