[Transkrip Indonesia] Sapi Dan Gajah – Mufti Menk


Allahu akbar, semoga Allah melindungi kita. Kita tidak tahu apa-apa. Kita tidak punya petunjuk, biar saya beri contoh lain. Yang ini diceritakan oleh salah seorang syekh. Katanya, ada seorang lelaki yang sedang salat. Dia bukan pengunjung tetap masjid, tapi dia sudah taubat dan datang ke masjid.

Jadi dia tiba saat salat subuh. – Saya harap saudaraku semua, tak seorang pun di antara kita yang absen salat subuh besok pagi. Anda berjanji? Dengan ijin Allah. Anda tahu kan, insya Allah bisa berarti tiga hal?

He he he… Jika Anda berkata insya Allah. Anda bertanya, “Kalian datang ke rumah saya?

Jawab mereka, “Insya Allah.

Jika tidak datang, mereka mengelak, mengatakan, “Ya, kan saya bilang insya Allah.

Anda tadi bilang insya Allah, jadi kita siap untuk subuhan besok? Juga empat salat berikutnya, masya Allaah. Tidak hanya subuh.

Ok, jadi lelaki ini masuk ke masjid untuk subuhan. Dia berdiri, lalu imam mulai membaca surat Al-Baqarah. Imam membaca surat Al-Baqarah. Surat ini indah dan panjang, Anda tahu surat Al-Baqarah sangat panjang.

Lelaki ini berdiri dan berpikir, “Imam ini membaca surat lama sekali.

Nah, salah satu keluhan terhadap masjid, kepada imam yang saya cintai yang memimpin salat, jangan terlampau panjang dalam salat Anda. Lakukan saja sunnah yang ada, dan pahami. Sadarilah, bahwa memanjangkan salat Anda, kadang bisa menyurutkan keinginan makmum yang masih lemah untuk kembali datang.

Jadi jika Anda berdiri dan membaca dengan indah, mikrofonnya juga bagus, semuanya berlangsung baik, cuaca juga bagus, Anda terus memanjangkan bacaan. Ada sekelompok “pecinta” surat Al-Baqarah di belakang. Anda harus ingat mereka masih agak lemah.

Jadi ini satu keluhan terhadap masjid, maka santailah, tenanglah sedikit. Mungkin Anda bisa membaca surat yang lebih pendek, sehingga mereka akan datang kembali.

Dan kita juga jangan membaca dengan cepat, dengan cara kita menghina Allah. Saat tarawih di masjid, banyak di antara imam, membaca surat seperti pesawat Concorde. Itu sebabnya mereka menghentikan pesawat Concorde sekarang, Anda tahu?

Concorde sudah dilarang, dihentikan, sisanya sekarang dimuseumkan. Karena pesawat ini terlalu kencang. Kita punya salat Concorde. Alhamdulillah…. nggggggggggggggggggg…. dhoolliiin. Apa itu?

Anda menghina Allah subhanahu wa ta’ala! Sebaiknya bacalah surat yang pendek dengan jelas, dibanding membaca surat panjang tapi tak jelas. Itu hinaan terhadap Allah.

Siapa bilang Anda harus menamatkan Al-Qur’an? Menamatkan Al-Qur’an adalah sunnah dan sangat bagus, tapi tidak dengan mengorbankan kecepatan. Jangan pernah lakukan. Ingat itu. Ini saya tujukan kepada imam yang memimpin di masjid.

Mereka berkata, saya pergi salat mendengarkan bacaan seluruh Al-Qur’an, imam itu menyelesaikan tarawih selama 10 menit. Oh, apa yang Anda dengar? Anda mendengar dengungan lebah, cuma itu saja. Seperti suara nyamuk ngngng… ngngng… ngngng… di telinga Anda. Dan hanya itu saja yang Anda tahu. Semoga Allah melindungi kita.

Jadi lelaki ini datang salat berjamaah dan surat Al-Baqarah dibacakan. Pada akhir salat, dia berpaling kepada lelaki di sebelahnya dan menyenggolnya.

Katanya, “Apa imam membaca sangat lama? Surat apa yang dibacanya?

Jawabnya, “Ini surat Al-Baqarah, artinya sapi betina, dan ini surat terpanjang dalam Al-Qur’an.

Ok, jadi saya harus tanya dulu sebelum mulai salat, surat apa yang dibaca,” pikir lelaki tadi.

Jadi surat Al-Baqarah benar-benar panjang. Sekarang lelaki malang ini datang untuk salat maghrib. Dia mulai takbir, sementara imam sudah membaca walad dhoolliin.

Lalu imam mulai membaca, “A lam taro kaifa fa’ala robbuka bi ‘ashhaabil fiil.” (QS Al Fil ayat 1)

Lelaki ini menyenggol sebelahnya dan bertanya, “Sebelum kamu mulai, surat apa ini?

Katanya, “Ini surat Gajah, Al-Fiil.

Lelaki itu berkata, “Jika Al-Baqarah begitu panjangnya, saya yakin Fiil lebih panjang lagi. Saya pergi saja!

Saudaraku ingatlah ini perilaku dan mentalitas sebagian masyarakat, karena mereka lemah.

Katanya, “Tidak, ini salah satu surat terpendek di dalam Al-Qur’an.

Banyak alasannya mengapa saya katakan demikian. Banyak manfaatnya bagi kita semua, salah satunya adalah kita belum berusaha untuk mengenal surat-surat Al-Quran beserta artinya. Itu sebabnya kita belum merasakan manisnya salat.

Suatu ketika saya pernah mengimami salat, saya membaca salawat yang panjang pada salat subuh, lalu sejumlah orang menemui saya dan berkata, “Syekh, Anda seharusnya membaca lebih panjang lagi, maknanya sungguh hebat, subhanallah.

Pernyataan seperti itulah yang kita butuhkan. Namun kita yang tidak paham artinya, mengapa tidak merasa terganggu?

Seperti yang sering saya katakan, kita sudah mempelajari begitu banyak buku, dalam rangka memperoleh semua gelar “ologi” (contoh: psikologi- red) yang kita bicarakan tadi. Namun kita belum mempelajari satu-satunya buku Allah subhanahu wa ta’ala, demikian juga sunnah Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.

Ini butuh usaha dan dedikasi, butuh waktu dalam berusaha, butuh banyak hal. Tak ada jaminan bahwa Anda bisa hidup sampai tua, baru Anda mau melakukannya. Jadi mari kita lakukan sesegera mungkin.

English Trancript: https://islamsubtitle.wordpress.com/2018/01/25/cow-elephant

Advertisements

One thought on “[Transkrip Indonesia] Sapi Dan Gajah – Mufti Menk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s