[Transkrip Kartun Islami] Apa Arti Bismillah – Nouman Ali Khan


Jadi saya sampaikan butiran terakhir dari untaian mutiara “Bismillaahir-rohmaanir-rohiim“. “Bismillaahir-rohmaanir-rohiim” dalam bahasa Arab disebut dengan “syibbu jumlah“. “Innaha laysal jumlah“, bukan merupakan kalimat. Namun setara dengan sebuah fragman dalam tata bahasa Inggris, bagian dari sebuah kalimat.

Jika saya berkata, “Di dalam mobil“, itu bukan sebuah kalimat.

Jika saya berkata, “Ada seseorang di dalam mobil.” Sekarang, ini baru sebuah kalimat.

Di dalam mobil ada banyak orang.” Ini sebuah kalimat,

Tapi jika Anda berkata, “Di dalam mobil.” Itu bukan sebuah kalimat.

Jika Anda hanya berkata, “Dengan nama Allah.

Itu bukan sebuah kalimat, tapi potongan kalimat yang tidak lengkap. Tidak ada “mubtada” (setara subjek), tidak ada “khabar” (setara predikat). Yang ada hanyalah “muta’alliq” (setara keterangan) dalam bentuk “jar majroor“. Pelajar bahasa Arab akan mengerti. Tidak ada “fi’il” (setara kata kerja).

Ketika para mufassiruun mempelajari ayat ini, sejumlah ahli tata bahasa berkata, “Wow, ini tidak lengkap.

Bagaimana melengkapinya? Mungkin ada titik-titik yang harus diisi.

Mereka berkata, maknanya seharusnya “Abdau bismillaahir-rohmaanir-rohiim“.

Aw abtadiu bismillaahir-rohmaanir-rohiim.

Saya mulai dengan nama Allah“.

Anda mungkin pernah melihat terjemahan bahasa Inggris yang mengatakan, “Saya mulai dengan nama Allah.

Meski kata-kata “Saya mulai” tidak ada di sana, dan memang tidak ada di sana. Pertanyaannya, mengapa tidak ada di sana? Itulah yang ingin saya sampaikan kepada Anda saat ini. Allah ‘azza wa jalla dengan kebijaksanaanNya, Yang “‘Allamanal bayaan“, bukan?

Dia mengajari kita berbicara. Dia tahu bagaimana cara berbicara. Jika Dia ingin membuat kalimat lengkap, Dia akan membuat kalimat lengkap. Jika Dia ingin memberi kita potongan kalimat, Dia akan memberi kita potongan kalimat. Kita tidak boleh menilai perkataan Allah menggunakan standar kita, sebaliknya, perkataan kitalah yang dinilai dengan standar Allah.

Dialah yang mengajari kita berbicara, subhanahu wa ta’ala. DiberiNya kita pernyataan yang tidak lengkap dengan tujuan tertentu karena yang kita lakukan kemudian melengkapinya.

Dengan nama Allah… saya makan.

Dengan nama Allah… saya bangun tidur.

Dengan nama Allah… saya basuh wajah saya.

Dengan nama Allah… saya masuk ke mobil saya.

Semua yang kita lakukan sebenarnya melengkapi “Bismillaahir-rohmaanir-rohiim“. Seakan hadiah Allah yang sangat indah ini menunggu untuk melengkapi semua yang kita lakukan. Begitu juga sebaliknya. Sekarang sudah pahamkah Anda?

Ada pola persamaan “lazim” dan “majzum“. Jika kita melakukan segala sesuatu tanpa “Bismillaahir-rohmaanir-rohiim“, akan menjadi tidak lengkap. Itu termasuk bagiannya – bagian dari persamaan, demikian seharusnya, untuk hal-hal kecil dan hal-hal besar.

Subtitle: NAK Indonesia
Donasi: https://www.kitabisa.com/nakindonesia

English Transcript: https://islamsubtitle.wordpress.com/2018/01/14/what-is-the-meaning-of-bismillah

Advertisements

2 thoughts on “[Transkrip Kartun Islami] Apa Arti Bismillah – Nouman Ali Khan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s