[Transkrip Kartun Islami] Saya Terlalu Berdosa Untuk Diampuni – Nouman Ali Khan


Yudhoo’af lahul-‘adzaabu yaumal-qiyaamah.” (QS. Al-Furqan ayat 69)

Hukumannya akan berlipat ganda untuk orang-orang itu. Bagian ini dimulai – ini adalah orang-orang istimewa bagi saya. Kini Allah berfirman, ini [kabair] = [dosa terbesar] tiga hal ini. Syirik, pembunuhan dan zina.

Perzinahan, hubungan tidak sah, ketiga hal ini. Jika seorang muslim melakukannya, orang lain melakukannya, mereka akan dihukum. Seorang muslim melakukannya, Aku akan menghukumnya berlipat ganda. Dia tahu dan masih melakukannya. Musyrik setidaknya tidak tahu, ketika dia melakukannya. Seorang muslim tahu dan masih melakukannya.

Yudhoo’af lahul-‘adzaabu yaumal-qiyaamah.” (QS. Al-Furqan ayat 69)

Pada Hari Penghakiman, Hari Kiamat, hukuman baginya berlipat ganda.

Wa yakhlud fiihii muhaanaa.” (QS. Al-Furqan ayat 69)

Dan dia akan tetap berada dalam keadaan terhina.

Dia akan terus terhinakan karena syirik, membunuh seseorang dan zina adalah kejahatan yang menghinakan. Semua itu menghapuskan martabat manusia maka Allah Azza wa Jalla sangat marah kepada orang seperti ini.

Kamu berpikir… Mungkin di antara para hadirin telah membuat kesalahan dalam hidup – jangan mengangkat tanganmu – hanya Allah yang mengetahui kesalahanmu. Saya tak ingin tahu dan kamu seharusnya tak beri tahu orang lain. Itu antara kamu dan Allah.

Mungkin kamu telah membuat kesalahan besar dalam hidupmu. Bagaimana dengan kamu? Kamu mendengar ayat ini, kamu berpikir, “Ya Tuhan! Hukuman ganda… Mungkin aku harus meninggalkan masjid sekarang karena itu cukup menyedihkan.

Lalu setan datang kepada orang-orang seperti itu. Kamu tahu apa yang dikatakan setan kepada mereka?

Bung! Kamu pasti masuk neraka. Sudah berpesta sajalah.

Begitulah.

Apa yang kamu lakukan di masjid, kamu sudah berada di kereta ekspres, jangan tanggung-tanggung.

Begitulah. Sudah tidak ada harapan untukmu. Apa Firman Allah tentang orang seperti ini?

Illaa man taaba, wa aamana wa ‘amila ‘amalan shoolihaan.” (QS. Al-Furqan ayat 70)

Pengecualiannya adalah para orang yang melakukan syirik, melakukan pembunuhan, yang berzina. Tapi pengecualian itu, bahkan jika kamu melakukan ketiga atau semua hal ini. Jika kamu kembali kepada Allah dan kamu kembali menjadi orang beriman. Kamu seperti seorang muslim yang baru. Kamu masuk Islam lagi dan kali ini,

Wa ‘amila ‘amalan shoolihaan.” (QS. Al-Furqan ayat 70)

Dia kini sungguh-sungguh melakukan amal baik.

Bukan hanya, “‘Amalan shoolihaan.” (QS. Al-Furqan ayat 70)

Allah berfirman, “‘Amila ‘amalan shoolihaan.” (QS. Al-Furqan ayat 70)

Musamii hadzaa maf’ul muthlaq.

Ini disebut aditif absolut.

Itu ditambahkan ke kata kerja untuk penekanan lebih dari hal lain. Artinya dalam bahasa Inggris sederhana adalah… Orang ini kembali kepada Allah, memperbaiki imannya, lalu setelah memperbaiki iman, kali ini mereka sungguh-sungguh dalam bertindak. Mereka sungguh-sungguh dalam bertindak. Mereka suka melakukan amal baik.

‘Amila ‘amalan shoolihaan.” (QS. Al-Furqan ayat 70)

Jika kamu bisa seperti orang itu, bahkan jika telah melakukan hal buruk dalam hidupmu.

Fa ulaaa’ika yubaddilulloohu sayyi’aatihim hasanaat.” (QS. Al-Furqan ayat 70)

Maka bagi orang-orang itu, Allah akan mengambil semua dosa mereka dan mengubahnya menjadi amal baik. Allah tak hanya akan menyingkirkan semua dosamu. Kita ingin Allah menyingkirkan semua dosa kita. Mungkin dosa-dosamu setinggi gunung. Saya tidak ingin melihat gunung itu pada Hari Kiamat.

Allah tidak akan menyingkirkan gunung itu. Allah akan mengubah gunung itu menjadi gunung amal baik. Jika kamu bertaubat.

Inilah [ar-Rahman] = (Yang Maha Penyayang)

[Islamic Animated] I Am too Sinful And Can Never Be Forgiven – Nouman Ali Khan

Yudhoo’af lahul-‘adzaabu yaumal-qiyaamah.” (QS. Al-Furqan verse 69)

The punishment will be doubled for those people. The passage began – these are special people to me. And now Allah says, these [kabair], these 3 [biggest sins] things. Shirk (polytheism), Murder and Zina (adultery).

Adultery, illegitimate relation – these three things. If a Muslim does it, anybody else does it, they will get punished. A Muslim does it, I’ll punish him double.

He knew and he still did it. A Mushrik [polytheism] at least he didn’t know when he did it. The Muslim knew and still did it.

“Yudhoo’af lahul-‘adzaabu yaumal-qiyaamah.” (QS. Al-Furqan verse 69)

On Judgment Day – on Resurrection Day – the punishment is doubled for him.

“Wa yakhlud fiihii muhaanaa.” (QS. Al-Furqan verse 69)

And he will remain in that punishment humiliated.

He will constantly be humiliated because shirk and killing a person and zina are humiliating crimes. They take away the dignity of a human being and so Allah Azza wa jalla is extremely angry at these people.

Then you’re like…

May be somebody sitting in this audience that has made some mistakes in their life – don’t raise your hand – only Allah knows your mistakes. I don’t want to know and you shouldn’t tell people. It’s between you and Allah.

Maybe you’ve made some big mistakes in your life. What about you? You hear these ayat, you’re like, “Oh my God! Double punishment.”

“May be I should leave the masjid right now because that’s pretty depressing.”

And then shaitan comes to those kinds of people. You know what shaitan says to them?

“Man! you’re going to hell anyway – might as well party it up.”

You know…

“What are you doing in the masjid anymore – you’re already on the express train – just go all the way man.”

You know…

You’re already a goner… What does Allah say about these people?

“Illaa man taaba, wa aamana wa ‘amila ‘amalan shoolihaan.” (QS. Al-Furqan verse 70)

The exception is – people who did shirk, people who did murder, people who did zina.

But the exception is – even if you did these 3 things or all of these things. If you turn back to Allah and you became a believer again. It’s like you became a new muslim. You came into Islam all over again and this time,

Wa ‘amila ‘amalan shoolihaan.” (QS. Al-Furqan verse 70)

And he was very serious about doing good things from now on.

It’s not just, “‘Amalan shoolihaan.” (QS. Al-Furqan verse 70)

He said, “‘Amila ‘amalan shoolihaan.” (QS. Al-Furqan verse 70)

Musamii hadzaa maf’ul muthlaq.

This is called the absolute additive. It’s added to the verb to emphasize it over anything else. What that means in simple English is… This person came back to – returned back to Allah, fixed their faith and then after fixing their faith – this time they take their actions very seriously. They take their actions very-very seriously. They are really keen on doing good deeds.

‘Amila ‘amalan shoolihaan.” (QS. Al-Furqan verse 70)

If you can become that person even if you’ve done some terrible things in your life.

Fa ulaaa’ika yubaddilulloohu sayyi’aatihim hasanaat.” (QS. Al-Furqan verse 70)

Then those people – Allah will take all of their sins and convert them into good deeds. He will not just get rid of your sins. We want Allah to get rid of our sins. May be your sins are the size of a mountain. I don’t want to see that mountain on Judgement Day.

Allah will not get rid of the mountain. Allah will turn the mountain into a mountain of good deeds. If you can make Tawbah (repentance).

This is [ar-Rahman] = (the most Merciful).

Subtitle: NAK Indonesia Donation: https://kitabisa.com/nakindonesia

Advertisements

2 thoughts on “[Transkrip Kartun Islami] Saya Terlalu Berdosa Untuk Diampuni – Nouman Ali Khan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s