[Transkrip Kartun Islami] Cerita Tentang Gagak – Nouman Ali Khan Suara Bahasa Indonesia


Guruku bercerita satu waktu, seorang ayah berjalan dengan anak laki-laki di taman dan mereka berjalan bersama dan anaknya melihat burung gagak di dahan pohon dan dia bertanya, “Ayah, itu apa?

Anaknya berusia 2 tahun, ayahnya menjawab, “Itu burung gagak.

Dia tanya lagi, “Ayah, itu apa?

Ayahnya menjawab, “Itu burung gagak.

Oh baiklah, ayah yang itu apa?

“Itu burung gagak.”

Ohhh burung gagak, kalau itu?

Burung gagak.

Selama 10 menit anaknya bertanya sebanyak 30 kali, sang ayah menghitungnya dan menulisnya di buku jurnal kecilnya. Aku dan anakku berjalan di taman dan dia bertanya padaku tentang gagak 30 kali, ini hal termanis di dunia.

30 tahun berlalu, anak tidak lagi berumur 2 tahun, dia sekarang berumur 32 tahun.

Nak, bisakah mampir kemari?

Yah, aku rasa ini bukan waktu yang tepat.

Tapi nak, ayah cuma minta 10 sampai 15 menit, cuma itu, ayo kita naik mobil, ayah ingin bicara sesuatu padamu.

Ah, terserah, ya sudah baiklah.

Dia datang ke rumah ayahnya, berkendara bersama, dan pergi ke sebuah taman.

Ada apa? Bisakah ayah katakan dengan cepat? Aku punya banyak urusan.”\N”Ayo jalan sama ayah.

Mereka berjalan, mereka melihat seekor gagak di atas pohon, si ayah bertanya, “Nak, itu apa?

Yang benar saja yah, itu burung gagak.

Oh.

Nak, itu apa?

Apakah ini permainan? Aku punya banyak pekerjaan, itu burung gagak, aku baru membelikan ayah kacamata baru bulan lalu, kenapa ini bisa terjadi padaku?

Kenapa ayah sangat sulit? Aku tidak mengerti apa masalahnya, katakan saja apa yang ayah mau, aku sibuk sekali okay!!

Sang ayah mengambil buku jurnalnya, “Kau tahu nak, ini pernah terjadi 30 tahun lalu, kita berjalan di taman yang sama dan kau melihat seekor gagak.

Kau bertanya pada ayah 30 kali, ayah memberimu senyum, tapi kau tidak tahan meski 2 pertanyaan.

Apa yang telah kita berikan pada orang tua kita? Ini bahkan belum menyebutkan Allah, fakta bahwa Allah menyebutkan diri-Nya dan kemudian orang tua, coba pikirkan, Apa yang sudah mereka lakukan ke kita dan apa yang sudah kita lakukan untuk mereka? Apa yang sudah kita lakukan untuk mereka?

Berapa banyak orangtua yang anaknya di ICU, mereka berdiri di sana, menunggu dekat kotak kaca dengan bayi mereka didalamnya. 24 jam sehari, 7 hari seminggu berdiri di situ bahkan tidak duduk, berdiri di rumah sakit, seolah-olah menunggu barang keluar dari mesin penjual otomatis.

Dan anak yang sama itu tumbuh dan bahkan tidak punya waktu untuk menelpon, masih anak yang sama. Kau tahu? Ibumu hampir meninggal ketika melahirkanmu, hampir meninggal ketika melahirkanmu dan sekarang sangat sulit bagimu untuk menerima telepon darinya. Atau kau hanya memberinya beberapa menit dalam sehari, dan lama-lama kau semakin merasa mereka tidak penting, apa kau tahu betapa tidak adilnya ini?

Bahwa kau sangat berarti bagi mereka dan mereka sangat tidak penting bagimu. Betapa tidak adilnya itu, kau tahu mereka membawa luka itu setiap hari bahwa mereka tidak berarti lagi bagi anaknya.

Aku tidak berarti apa-apa, aku tidak berharga bagi mereka, mereka tidak punya waktu untukku.

Ketika kau menganggap sesuatu itu berharga untukmu, dia akan mengambil waktumu, sebagian besar orang seumuranmu kalian hanya ingin menjauh dari orangtuamu, kau hanya ingin bersama temanmu, kau ingin sendiri. Kau tidak ingin bersama orang tuamu, kau tahu, kau menumbuhkan kebiasaan buruk ini dan semakin lama ini hanya akan bertambah buruk.

Orang tua kita mempunyai emosi yang sangat sangat kuat, mereka sangat melindungi kita. Bagi mereka, kau tidak akan tahu ini sampai jadi orang tua, bagi mereka tidak peduli kau sudah berumur 60 tahun kau masih bayi bagi mereka, mereka masih ingat ketika mereka mengganti popokmu.

Mereka masih ingat memberimu susu, mereka masih ingat membantumu bersendawa dan bersih-bersih setelah kau buang air di kursi belakang. Mereka masih mengingatnya, kau tidak mengingatnya, tapi mereka mengingatnya, anakku tidak akan mengingatnya.

Aku kebelet, aku kebelet, aku kebelet.

Waktunya membuka jendela he he he he.

Lalu kukatakan kalau perjalanan ini tidak akan apa-apa, ini hari yang buruk bagi mobil ini. Tapi suatu hari dia akan lulus kuliah, suatu saat dia akan menikah dan suatu hari juga mereka akan punya anak, mereka tidak akan ingat itu, tapi coba tebak siapa yang tidak akan lupa?

Ayahnya tidak akan lupa, ayah tidak akan lupa ketika membawanya ke kamar mandi, membersihkannya dan mengganti bajunya.

Ayah tolong pakaikan aku piyama spiderman ini.

Dia tidak akan ingat itu, dia tidak akan ingat sedikitpun tapi ayahnya akan ingat, ayah akan terus ingat. Dan anak yang sama suatu hari dia akan berkata, “Ayah, aku tidak mengerti ayah, aku tidak punya waktu sekarang.”

Ketika dia lakukan itu, itu menyakitkan, sangat menyakitkan, itu yang kau lakukan pada orang tuamu, itu yang aku lakukan pada orang tuaku dulu.

Mereka adalah hidup kita, mereka memberikan hidupnya untuk kita, merelakan karirnya untuk kita, merelakan liburannya untuk kita. Merelakan teman-temannya untuk kita, kau tahu itu, aku baru tahu itu sekarang dulu aku tidak tahu. Mereka punya rencana hidupnya sampai kau hadir, kemudian kau menjadi rencananya, kau menjadi segalanya untuknya.

Dan kau berani-beraninya ketika satu hal tidak sesuai keinginanmu, ada sesuatu yang tidak mau kau dengar, kau membentak mereka.

Kita bahkan belum berbicara tentang Islam saat ini, kita hanya bicara tentang kelayakan, hanya kelayakan. Apa yang sudah mereka lakukan untukmu dan apa yang kau berikan untuk mereka, itu sangat tidak adil, itu sangat tidak adil.

Ayahku sangat menyebalkan, ibuku sangat begini, mereka selalu marah, mereka tidak pernah bahagia.

Bagaimana denganmu? Aku beritahu kalian, aku selalu ulang-ulang ucapan ini, kalau kau tidak mendapat doa dari kedua orangtuamu, tak ada sedikitpun kebahagiaan yang akan datang padamu. Tak akan ada kebaikan sedikitpun yang datang padamu kalau mereka tidak senang padamu. Kau harus lakukan apapun untuk membuat mereka bahagia.

Advertisements

2 thoughts on “[Transkrip Kartun Islami] Cerita Tentang Gagak – Nouman Ali Khan Suara Bahasa Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s