[Transkrip Indonesia] Bersyahadat Dibimbing Ustadz Nouman Ali Khan

Kalian bisa mendengar? Halo, semua. Saya menghargai keramahan Anda sekalian. Kita akan bicara sedikit soal… Kurasa perjalanan saya.

Perjalanan yang saya pilih sejak usia 12 tahun. Saya memulai sepenuhnya dari latar belakang pendidikan. Saya tak pernah dipaksa mengikuti agama apa pun. Satu hal yang orang tua saya ajarkan adalah menimba ilmu pengetahuan. Saya membaca tiga kitab, yaitu Taurat, Injil, dan Al-Quran.

Karena keluarga saya berlatar belakang agama Kristen, jadi lebih cenderung ke Injil. Itu bagus. Saya membacanya bertahun-tahun. Mungkin memunculkan kebingungan kepada pertanyaan Islam. Pertanyaan itu sampai sekarang belum terjawab.

Saat saya membaca kitab ketiga, yaitu Al-Quran. Jawabannya jelas.

Lalu, saya meneruskan pendidikan saya dan lulus, menikah dan mempunyai anak. Al-Quran terus terngiang. Jadi yang harus saya lakukan hanyalah menerapkannya. Untuk itulah saya bersama Anda di sini, membuat komitmen itu.

Takbir! Allahu Akbar!
Takbir! Allahu Akbar!
Takbir! Allahu Akbar!

Aku akan… Ada perkataan bahasa Arab, akan kusebut dan kau ulangi sebaik mungkin. Lalu, kita membaca terjemahannya dalam bahasa Inggris. Ulangi setelah kubacakan.

Asyhadu an laa ilaaha illaa Allah wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuuluh wa asyhadu anna Isa ibnu Maryama abdullahi wa rasuuluh.

Aku bersaksi bahwa tiada tuhan berhak disembah atau ditaati selain Allah. Bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan rasul-Nya. Aku bersaksi bahwa Isa putra Maryam adalah rasul Allah dan Islam.

Selamat datang di Islam. Saat ini, dengan berkah Allah, semua dosa Anda sebelumnya diampuni. Kami semua yang ada di ruangan ini iri kepadamu karena kau berdiri di sini dengan berkah-Nya.

Karena Anda sekarang dalam keadan suci. Kita akan berdoa dengan tulus untuk kita semua. Semoga kita semua dimudahkan untuk berkomitmen kepada hidayah ini. Kami dengan tulus menawarkan keramahan dan persaudaraan kami kepada Anda dengan kami, umat Islam, perkataan “Laa ilaaha illallah” ini yang baru saja Anda sebutkan.

Perkataan yang berarti tiada yang berhak disembah dan taati kecuali Allah. Bagi kita, ikatan ini lebih kental dari darah. Bagi kita, ikatan ini melebihi ilmu pengetahuan, ras, kewarganegaraan, usia dan jenis kelamin. Ini adalah ikatan yang terkuat.

Kini, Insya Allah, Anda bagian dari umat dan persaudaraan ini untuk selamanya. Kami doakan perjalanan Anda dimudahkan. Saya menyarankan…

Saya bukan penduduk di sini, saya menyarankan penduduk komunitas di sini, jangan membuat dia kewalahan. Jangan mulai mengajari dia semua tentang Islam dalam pembicaraan lima menit.

Saya sarankan satu, paling banyak dua, sebagai kontak langsungnya. Banyak orang akan berusaha memberi tahu Anda banyak hal. Santai saja, tidak apa-apa, jangan kewalahan. Dia tak perlu baca sekaligus 30 buku. Dia perlu belajar salat sebelum akhir pekan berakhir.

Tak apa-apa. Kita bisa jalani dengan tenang. Insya Allah wa ta’ala. Para saudaraku yang melakukan dakwah, harap berinisiatif untuk menemuinya. Kita semua tentunya harus memberi selamat. Tapi, berinisiatiflah menemui saudara kita ini. Insya Allah wa ta’ala menjalin hubungan yang rutin dengannya. Agar kita bisa membantu dia tumbuh secara pelan dan dewasa menjadi taat kepada Allah dan menimba ilmu agama Islam dan mempraktekkannya.

Jazakallahu khayr. Sekali lagi kami ucapkan selamat dan menyambut Anda dalam persaudaraan Islam.

Takbir! Allahu Akbar!

Subtitle oleh NAK Indonesia
Donasi: https://kitabisa.com/nakindonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s