[MFA] #3 – Doa Favoritku

mfa3

Kau tahu?? Ini adalah doa sekaligus ayat yang paling saya sukai.

ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳَﻘُﻮﻟُﻮﻥَ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻫَﺐْ ﻟَﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺃَﺯْﻭَﺍﺟِﻨَﺎ ﻭَﺫُﺭِّﻳَّﺎﺗِﻨَﺎ ﻗُﺮَّﺓَ ﺃَﻋْﻴُﻦٍ ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻨَﺎ ﻟِﻠْﻤُﺘَّﻘِﻴﻦَ ﺇِﻣَﺎﻣًﺎ

Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang mata (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS Al-Furqan ayat 74)

Sungguh indah doa ini begitu indah, kita meminta kepada Allah harta yang sangat besar di dunia, yang tidak bisa dibeli oleh apapun juga, doanya adalah,

ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻫَﺐْ ﻟَﻨَﺎ

Ya Allah berikanlah kepada kami hadiah yang tidak terduga hadiah yang besar, hadiah yang tidak layak kami menerimanya?? Apa itu??

ﻣِﻦْ ﺃَﺯْﻭَﺍﺟِﻨَﺎ ﻭَﺫُﺭِّﻳَّﺎﺗِﻨَﺎ ﻗُﺮَّﺓَ ﺃَﻋْﻴُﻦٍ

Yaitu adalah istri kami, suami kami dan anak-anak kami yang menyenangkan mata kami, yang membuat kami menitikkan air mata.


ﻗُﺮَّﺓَ ﺃَﻋْﻴُﻦٍ

Menyenangkan mata.

Apa artinya itu?? Artinya itu membuat kita begitu bahagia, sehingga kita ingin menitikkan air mata, bayangkan jika kita melihatnya saja sudah merasa bahagia apalagi ketika mereka berbicara dan berinteraksi dengan kita?? Tentunya akan sangat menyenangkan hati.

Contohnya adalah saat kita mendengar anak-anak kita membaca al-quran pagi siang dan malam itu membuat kita begitu bahagia sehingga kita ingin menangis. Sambil berdoa,

ﺭَﺏِّ ﻫَﺐْ ﻟِﻲ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤِﻴﻦَ

Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku anak-anak yang yang saleh.

Saat kita tertidur pulas di sepertiga Malam Terakhir, tiba tiba istri kita membangunkan kita untuk bersama-sama bersujud kepada Nya dan berdoa untuk kebahagiaan dunia dan akhirat , itu membuat hati kita berbahagia sampai-sampai kita ingin menangis, lalu kita pun berdoa..

ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺁﺗِﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﻟَﺪُﻧْﻚَ ﺭَﺣْﻤَﺔً ﻭَﻫَﻴِّﺊْ ﻟَﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺃَﻣْﺮِﻧَﺎ ﺭَﺷَﺪًﺍ

Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).

Atau kita melihat suami kita membangunkan anak-anak dan mengajaknya sholat subuh di masjid, itu sebuah momen yang sangat indah, yang tak akan bisa tergantikan oleh apapun​. Sambil kita berdoa,

ﺭَﺏِّ ﺍﺟْﻌَﻠْﻨِﻲ ﻣُﻘِﻴﻢَ ﺍﻟﺼَّﻠَﺎﺓِ ﻭَﻣِﻦْ ﺫُﺭِّﻳَّﺘِﻲ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻭَﺗَﻘَﺒَّﻞْ ﺩُﻋَﺎﺀِ

Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang senantiasa mendirikan salat, Wahai Tuhan kami, perkenankanlah doaku.

Namun semua itu jarang sekali terjadi bahkan yang banyak kita temukan adalah perselisihan antara suami istri, ketidaktaatan istri, ketidaktaatan seorang anak dan lain sebagainya.

Banyak di antara kita yang pergi berpisah dengan istri, lalu pulang terlambat, kemudian istri bertanya,”Kenapa kamu pulang terlambat?? Ini sudah terlalu larut??

Kemudian kita berkata, *Kenapa kamu bertanya??!! Kenapa kamu selalu bertanya?!! Tidakkah kamu lihat keluar jendela??! Apakah kamu tidak berpikir betapa macetnya jalan??!! Betapa banyak pekerjaan kantor yang belum terselesaikan??!!”

Kita marah-marah dan itu kita lakukan setiap hari.

Atau kita selalu marah terhadap kelakuan anak kita, “Kenapa kamu hanya bermain??!! Apa yang kamu kerjakan??!! Kenapa kamu tidak belajar??!!

Dan lain sebagainya.

Kau tahu jika kita orang-orang yang mendirikan sholat, seharusnya sholat itu memberikan kedamaian pada hati kita kita, memberikan ketenangan dan ketentraman.

Lihatlah ketika kita pulang ke rumah, kita bagai angin tornado, anak-anak langsung bersembunyi di bawah rajang, istri langsung menutup telepon karena takut terhadap anda.

Tidak..! Tidak seperti itu, kita tidak boleh menjadi penyebab keluarga kita takut terhadap Kita, seharusnya kita menjadi penyebab keluarga kita merasakan ketenangan kebahagiaan dan ketentraman.

Kau tahu seharusnya ketika kita pulang anak-anak berlari menyongsong kita dan memeluk kita dengan erat.

Istri kita mencium tangan kita, dan memberi makan kita. Itulah hubungan yang seharusnya kita miliki dengan keluarga kita.

Maka berdoalah,

َ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻫَﺐْ ﻟَﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺃَﺯْﻭَﺍﺟِﻨَﺎ ﻭَﺫُﺭِّﻳَّﺎﺗِﻨَﺎ ﻗُﺮَّﺓَ ﺃَﻋْﻴُﻦٍ ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻨَﺎ ﻟِﻠْﻤُﺘَّﻘِﻴﻦَ ﺇِﻣَﺎﻣًﺎ

Kalimat terakhir,

ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻨَﺎ ﻟِﻠْﻤُﺘَّﻘِﻴﻦَ ﺇِﻣَﺎﻣًﺎ

Dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang orang yang bertakwa.

Doa ini secara tidak langsung adalah doa agar kita menjadi seorang yang baik dan soleh, karena tidak mungkin Allah SWT memasangkan seorang yang buruk dengan seorang yang baik, atau seorang yang baik dengan seorang yang buruk.

Kita akan mendapatkan yang baik jika kita baik.

Karenanya Mari kita berdoa kepada Allah, agar Allah memperbaiki diri kita menambah kebaikan pada kita, dan menjodohkan kita kepada orang-orang yang bertakwa kepadaNya.

– Faiz Abdurahman

Sumber video ceramah bisa dilihat di link berikut: https://nakindonesia.wordpress.com/2016/06/28/penyejuk-mata-1/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s