[Transkrip Kartun Islami] Bagaimana Setan Menghentikanmu Membaca Quran – Nouman Ali Khan

‘audzu billahi minasy-syaitonir rojiim.

Fa idzaa qoro’tal qur’aana fasta’idz billaahi minasy-syaithoonir rojiim.” (QS, An-Nahl ayat 98)

Innahuu laisa lahuu sulthoonun ‘alalladziina aamanuu wa ‘alaa robbihim yatawakkaluun.” (QS, An-Nahl ayat 99)

Robbisyroh lii shodrii, wa yassir lii amrii, wahlul uqdatan min lisaanii, yafqohuu qoulii. Fal-hamdu lillaah wash sholatu was salaam alaa rosuulillaahi wa alaa aalihi wa shohbihi ajma’iin.

Assalaamu ‘alaikum! Quran Weekly, kita sekarang di juz ke-14. Dan saya membacakan padamu surat An Nahl, surat ke-16. Dan ini adalah ayat ke-98 dari surat An Nahl.

Di mana Allah mengatakan, “Fa idzaa qoro’tal qur’aana.

Ketika kamu, kapanpun kamu membaca Al Quran.

Perhatikan di kata “Fa idzaa qoro’ta” – bukan “Fa in qoro’ta”.

Bukan “Jika kamu membaca Al Quran”.

Ketika kamu membaca Al Quran.

Allah mengharapkan kamu untuk membaca Al Quran. Karena bila harapan tidak ada di situ, itu akan menjadi “jika”.

Jika kamu membacanya.

Ketika kamu membacanya.

Allah katakan, “Ketika kamu membacanya kemudian…

Fasta’idz billaah.

Kemudian carilah perlindungan Allah.

Minasy-syaithoonir rojiim.

Dari setan yang terkutuk.

Ketika kamu membaca Al Quran, setan akan datang dan mencoba membuatmu tertidur. Saat kamu membaca Al Quran, setan akan memasukkan pikiran buruk di kepalamu. Ketika kamu membaca Al Quran, kamu akan teringat 20 hal lainnya yang harus dilakukan dan diselesaikan secepatnya.

Ini akan terjadi ketika kamu salat. Ini akan terjadi ketika kamu duduk di sana membaca Al Quran atau ketika kamu mencoba menghafalkannya. Ketika kamu berada di pesawat dan kamu memiliki waktu dan kamu membuka mushaf dan mulai membacanya. Ini akan terjadi setiap saat.

Jadi setiap saat, cari perlindungan Allah dari setan yang terkutuk. Katakan, “‘audzu billahi minasy-syaitonir rojiim.

Sebelum kamu mulai membaca Al Quran. Ini perintah Allah Azza wa jalla karena ini bagian yang sangat penting dari hubungan kamu dengan Al Quran. Dan satu hal yang setan inginkan adalah jarak antara kamu dan Allah. Quran akan membawamu dekat dengan Allah. Dia (setan) membenci itu sehingga dia ingin merusak pengalaman kamu dengan Quran. Segala sesuatu yang bisa dia lakukan untuk merusak pengalaman itu.

Innahuu laisa lahuu sulthoonun ‘alalladziina aamanuu.

Tidak diragukan lagi, dia tidak memiliki kuasa atas orang yang benar-benar memiliki iman.

Siapapun yang benar-benar memiliki iman.

Wa ‘alaa robbihim yatawakkaluun.

Dan orang-orang yang yakin dengan Allah.

Dengan kata lain, Allah tidak meliputi kita dengan rasa takut terhadap setan.

Iblis ada di sini, dia akan mengacaukanku.

Sebenarnya jika kamu mempercayai Allah dan berkata, “‘audzu billahi minasy-syaitonir rojiim.

Kamu yakin cukup Allah yang menjagamu. Cukup Allah yang melindungimu. Jadi saat kamu membaca Quran, pastikan – pastikan – pastikan bahwa kamu mencari perlindungan Allah.

Juga ini (isti’adza) bukan hanya karena dia (setan) akan mengalihkan perhatian kamu atau tidak membiarkan kamu… kamu tahu – selesaikan bacaanmu atau membuatmu malas.

Ini juga karena dia akan membuatmu salah memahami. Salah menafsirkan. Dia akan membuat kamu ingin berpikir ada sesuatu yang (sebenarnya) tidak ada.

Jadi ucapan mencari perlindungan Allah seharusnya tidak hanya seperti bacaan, “‘audzu billahi minasy-syaitonir rojiim.

Kamu harus sungguh-sungguh meminta Allah, “Ya Allah, lindungi saya.

Saya akan membaca kitab-Mu.

Saya akan mempelajari kitab-Mu.

Saya benar-benar membutuhkan perlindungan-Mu dari setan terkutuk.

Yang dapat mengalihkan petunjuk.

Dan mengubahnya menjadi kesesatan jika saya tidak hati-hati.

Semoga Allah melindungi kita semua dan bacaan Al Quran kita. Dan semoga Allah menjauhkan setan dari bacaan Al Quran kita.

Subtitle: NAK Indonesia
Donasi: https://kitabisa.com/nakindonesia

How Shaytaan Stops You From Quran | illustrated | Nouman Ali Khan | Subtitled

‘audzu billahi minasy-syaitonir rojiim.

Fa idzaa qoro’tal qur’aana fasta’idz billaahi minasy-syaithoonir rojiim.” (QS, An-Nahl verse 98)

Innahuu laisa lahuu sulthoonun ‘alalladziina aamanuu wa ‘alaa robbihim yatawakkaluun.” (QS, An-Nahl verse 99)

Robbisyroh lii shodrii, wa yassir lii amrii, wahlul uqdatan min lisaanii, yafqohuu qoulii. Fal-hamdu lillaah wash sholatu was salaam alaa rosuulillaahi wa alaa aalihi wa shohbihi ajma’iin.

Assalaamu ‘alaikum! Quran Weekly, we are now on the 14th juz. And I’m reading to you from Surah Nahl, the 16th surah. And this is the 98th aayah of the surah.

In which Allah says, “Fa idzaa qoro’tal qur’aana.

When you, whenever you recite the Quran.

Look at “Fa idzaa qoro’ta” – not “Fa in qoro’ta“.

Not “If you recite the Quran“.

When you recite the Quran.

Allah expects you to recite the Quran.

Because if the expectation was not there, it would have been “if“.

If you recite it.

When you recite it.

Allah says “When you recite it then….

Fasta’idz billaah.

Then seek Allah’s refuge.

Minasy-syaithoonir rojiim.

From the cursed shaitan.

When you recite the Quran, shaitaan will come and try to put you to sleep. When you recite Quran, shaitan will put evil thoughts in your head. When you recite the Quran, you will remember the other 20 things you had to do and finish it off quickly.

This is going to happen when you’re praying. This is going to happen when you’re just sitting there reciting Quran or when you’re trying to memorize. When you’re just in the plane and you got time and you just pull out the Mushaf and start reading. It is going to happen every single time.

And so every single time, seek Allah’s refuge from the cursed shaitan.

Say, “‘audzu billahi minasy-syaitonir rojiim.

Before you start reciting the Quran. A Commandment of Allah Azza wa jala because this is a really important part of your relationship with the Quran. And the one thing shaitan wants is the distance between you and Allah. Quran will bring you close to Allah.

He hates that so he wants to corrupt your experience with the Quran. Everything he can do to corrupt that experience.

Innahuu laisa lahuu sulthoonun ‘alalladziina aamanuu.

No doubt about it, he has no authority over those who truly have iman.

Who truly have faith.

Wa ‘alaa robbihim yatawakkaluun.

And those who place their trust in Allah.

In other words, Allah didn’t overwhelm us with fear of shaitan.

The devil’s here, he’s going to mess me up.

Actually if you trust Allah and say, “‘audzu billahi minasy-syaitonir rojiim.

You believe Allah is enough to guard you. Allah is enough to protect you. So when you recite Quran, make sure – make sure – make sure that you seek Allah’s refuge. Also this [isti’adha] is not just because he will distract you or not let you… you know – finish your recitation or make you lazy.

It’s also because he’ll make you misunderstand. Misinterpret. He’ll make you want to think something is there that isn’t there.

So your saying Allah’s refuge shouldn’t just be a recitation like, “‘audzu billahi minasy-syaitonir rojiim.

You should genuinely seek Allah, “Ya Allah, protect me.

I’m about to go – enter into your Book.

I’m about to engage your Book.

I genuinely need your protection from the cursed shaitan.

Who will go and take guidance.

And turn it into misguidance for me if I’m not careful.

May Allah protect all of us and our recitation of the Noble Quran. And may Allah keep shaitan away from our recitation of the Quran.

Subtitle: NAK Indonesia
Donation: https://kitabisa.com/nakindonesia

Advertisements

2 thoughts on “[Transkrip Kartun Islami] Bagaimana Setan Menghentikanmu Membaca Quran – Nouman Ali Khan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s