[Transkrip Kartun Islami] Cara Mencapai Kebaikan – Nouman Ali Khan


Audzu billahi minasy-syaitonir rojiim.

Lan tanaalul-birro hattaa tunfiquu mimmaa tuhibbuun, wa maa tunfiquu min syai’in fa innallooha bihii ‘aliim.” (QS Ali Imran ayat 92)

Hari ini saya ingin berbagi ayat ke-92 dari surat Ali Imran. Ini awal dari juz ke-4. Dan di juz ini, Allah (azza wa jalla) mengatakan, Anda tidak mencapai, “Lan tanaalul-birro.” (QS Ali Imran ayat 92)

Anda … Anda tidak akan mencapai kebaikan sampai Anda membelanjakan …

Hattaa tunfiquu mimmaa tuhibbuun.” (QS Ali Imran ayat 92)

Anda membelanjakan dari apa yang Anda sukai. Ayat yang sangat terkenal. Orang-orang mengutipnya setiap waktu. Nuansa yang ingin saya bagi dari ayat ini adalah …

Naala” sebenarnya digunakan ketika Anda bepergian dan tidak dapat menunggu untuk mencapai tujuan. Itulah “Nail“. Seperti sesuatu yang akhirnya dicapai.

Dan orang-orang Arab akrab dengan ide ini karena mereka melakukan perjalanan i padang pasir. Dan Anda putus asa untuk mencapai tujuan Anda. Dan tidak mampu untuk mencapai tujuan Anda dapat mematikan karena tidak ada apapun bagi Anda untuk bertahan hidup di padang pasir.

Hal yang sama berlaku untuk perjalanan laut. Ketika Anda bepergian di laut dan Anda tersesat atau Anda tidak dapat menemukan daratan yang seharusnya Anda capai, tentu saja pasokan yang Anda miliki, terutama air – air minum sangat terbatas. Jadi, Anda harus mencapai dalam waktu tertentu agar Anda dapat bertahan hidup.

Jadi Allah menggunakan kata yang digunakan untuk bertahan dalam perjalanan dan mencapai suatu tempat dengan selamat tepat pada waktunya. Tapi apa yang Dia tambahkan benar-benar menakjubkan. Dia mengatakan kata “Al-Birr” sebagai lawan dari “Al-Khair” atau kata-kata lain yang digunakan untuk kebaikan.

Al-Birr” dalam bahasa Arab adalah yang paling dekat dengan kata “Al-Barr“. Dan “Barr” sebenarnya berarti daratan. Jadi, ketika Anda mendengar “Birr” maka Anda langsung berpikir “Barr“.

Anda tidak akan mencapai daratan. Tapi Allah berkata, “Anda tidak akan mencapai kebaikan.

Dan gagasan dari kata-kata yang mirip dalam fonetik, untuk menggunakannya dalam cara ini, semacam permainan kata, menunjukkan bahwa Allah ingin kita membayangkan, ya kan?

Gagasan tentang… Bayangkan diri Anda tersesat di laut. Perairan yang tidak stabil, badai. Dan Anda tidak tahu kapan akan mencapai. Dan akhirnya Anda mencapai pulau di mana Anda aman. Apa pulau aman disebut? “Al-Birr“.

Al-Barr” dan “Al-Birr” adalah serupa. Mencapai daratan seperti mencapai kebaikan.

Oh, ini baik. Stabilitas.

Bergelimang dosa dan selama hidup Anda berada dalam ketidak-baikan adalah seperti berada di laut. Anda hidup dengan gaya hidup yang penuh gejolak. Jadi Anda tidak akan mencapai daratan yang aman.

Hattaa tunfiquu mimmaa tuhibbuun.” (QS Ali Imran ayat 92)

Dapatkah Anda bayangkan sebuah kapal yang bocor atau itu terlalu berat atau terlalu banyak beban. Apa yang harus Anda lakukan pada kapal agar selamat? Anda harus membuang kelebihan muatan, bukan? Agar Anda selamat.

Allah berfirman, Anda tidak akan mencapai daratan, dalam hal ini kebaikan sampai Anda membelanjakan dari apa yang Anda cintai. Anda mungkin harus membuang sesuatu yang Anda cintai di kapal ini. Dan Allah berfirman, Anda akan harus membelanjakan hal-hal yang Anda cintai.

Dan itu tidak berarti hanya memberikan sedekah ke masjid. Ini berarti Anda mungkin harus membelanjakan pada kerabat yang Anda tidak sukai. Anda mungkin harus menyerahkan sebagian dari kemewahan yang Anda miliki dan memikirkan tetangga Anda dan memikirkan orang lain yang sengsara di sekitar Anda.

Dan Anda mungkin harus memberikan lebih banyak dan lebih dan lebih dari hal-hal yang Anda sukai. Bukan barang sisa. Bukan pakaian bekas.

Bukan barang yang, “Illaa an tughmidhuu fiih.” (QS Al Baqarah ayat 267)

Seseorang memberikan kepada Anda, Anda akan memincingkan mata sebelum mengambilnya. Bukan barang seperti itu Tapi barang yang benar-benar Anda sendiri inginkan.

Idul Fitri akan segera tiba. Anda akan pergi berbelanja. Ketika Anda pergi berbelanja dan membeli baju atau pakaian-pakaian atau perhiasan atau apa pun yang Anda beli untuk diri Anda atau untuk sepupu, dapatkan hal yang sama yang Anda sendiri akan senang untuk disedekahkan. Yang seperti itu yang disedekahkan.

Itulah “Birr” yang sebenarnya. Saat itulah Anda tahu telah mencapai kebaikan. Sungguh ayat yang indah. Dan gambaran indah untuk menjelaskan kita bahwa dalam perjalanan ini, kita berpikir bahwa segala sesuatu yang kita butuhkan ada di kapal.

Tapi Allah memberitahu kita; bagi Anda untuk selamat dalam perjalanan ini, Anda lebih baik melepaskan beberapa hal yang benar-benar Anda cintai jika Anda ingin mendapatkan segala kebaikan.

Semoga Allah (azza wa jalla) membantu kita semua mencapai kebaikan dan menjadikan kita orang-orang yang disebut “Al-Abraar“.

Wa maa tunfiquu min syai’in fa innallooha bihii ‘aliim.” (QS Ali Imran ayat 92)

Apa pun yang Anda belanjakan, Allah tahu dengan sangat baik tentang hal itu. Anda tidak perlu mengumumkannya. Allah tahu apa yang Anda belanjakan. Jadi tetap jadikan rahasia antara Anda dan Allah. Dan jangan posting di Facebook.

Setelah mendengarkan ceramah ini, saya menyumbangkan baju favorit saya.

Atau apapun. Jangan lakukan itu. Jaga agar tetap antara Anda dan Allah karena Allah berfirman apapun yang Anda belanjakan, Allah tahu tentang hal itu.

Fa innallooha bihii ‘aliim.” (QS Ali Imran ayat 92)

Semoga Allah menjadikan kita orang-orang yang mencapai kebaikan dan mencapai keselamatan itu.

Subtitle: NAK Indonesia
Donasi: https://kitabisa.com/nakindonesia

English Transcript: https://islamsubtitle.wordpress.com/2017/12/15/how-to-attain-goodness

Advertisements

One thought on “[Transkrip Kartun Islami] Cara Mencapai Kebaikan – Nouman Ali Khan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s