[Transkrip Kartun Islami] Apakah Allah Akan Mengampuni Saya? – Nouman Ali Khan

Audzu billahi minasy-syaitonir rojiim.

Innal-munaafiqiina fiid-darkil-asfali minan-naar, wa lan tajida lahum nashiiroo.” (QS An-Nisa ayat 145)

Illalladziina taabuu wa ashlahuu wa’tashomuu billaahi wa akhlashuu diinahum lillaah, fa ulaaa’ika ma’al mu’miniina wa saufa yu’tillaahul-mu’miniina ajron ‘azhiimaaa.” (QS An-Nisa ayat 146)

Maa yaf’alulloohu bi’adzaabikum in syakartum wa aamantum, wa kaanalloohu syaakiron ‘aliimaa.” (QS An-Nisa ayat 147)

Robbisyroh lii shodrii, wa yassir lii amrii, wahlul uqdatan min lisaanii, yafqohuu qoulii. Falhamdulillaah wash-shalatu was-sallaamu ‘alaa Rasuulillaah, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’iin.

Assalaamu ‘alaikum.

Saya sebenarnya ingin berbagi dengan Anda ayat nomor 147 dari juz ke-6, masih dari Surat An-Nisa. Dan… tetapi saya bacakan juga dua ayat sebelumnya di mana Allah berfirman, “Orang-orang munafik akan berada di tingkatan paling bawah dari neraka.

Kemudian Dia berfirman, “Satu-satunya yang tidak akan berada di neraka adalah orang-orang munafik yang bertobat.

Berarti ada orang-orang munafik dan bertobat. Jadi kemunafikan bukanlah kondisi akhir. Anda dapat bertobat dari itu. Anda bisa mengalami penyakit ini dan juga kembali beriman. Karena pintu ke tobat masih terbuka. Hal yang indah untuk diketahui.

Wa ashlahuu wa’tashomuu billaahi.” (QS. An-Nisa ayat 146)

Dan mereka memperbaiki diri. Mereka berdamai. Mereka memperbaiki diri dan mereka berpegang teguh pada Allah.

Wa akhlashuu diinahum lillaah.” (QS An-Nisa ayat 146)

Dan mereka tulus menjalankan agama kepada Allah.

Karena, apa masalah munafik? Ketidaktulusan.

Mereka tulus menjalankan agama kepada Allah. Maka mereka berada di antara orang mukmin.

Fa ulaaa’ika ma’al mu’miniin.” (QS An-Nisa ayat 146)

Sekarang mereka termasuk di antara orang-orang beriman. Mereka tidak lagi dianggap sebagai orang munafik. Jadi mereka bertobat kembali dan label lama pada mereka dihilangkan.

Wa saufa yu’tillaahul-mu’miniina ajron ‘azhiimaaa.” (QS An-Nisa ayat 146)

Dan Allah akan segera memberikan orang beriman kompensasi yang besar. Sekarang ayatnya dimulai, orang munafik akan berada di tingkatan terbawah dari neraka. Ketika Anda khawatir tentang kemunafikan …

Ini surat An-Nisa, 60 ayat atau lebih membahas kemunafikan. Ini topik yang cukup serius.

Ini cukup menekan karena Anda mulai bertanya-tanya, “Apakah saya munafik?

Allah (azza wa jalla) di bagian akhir mengatakan … Dan ini adalah alasan saya memilih bagian ini. Allah memberitahu orang-orang yang sangat terkubur dalam dosa dan begitu asyik dalam berbuat dosa.

Mereka berpikir, “Tidak mungkin Allah akan mengampuni saya.

Dan kemudian setan datang kepada mereka dan berkata, “Ya, Allah akan menghukum Anda. Anda akan pergi ke neraka.

Dan kemudian mereka mendengar salah satu khutbah di mana semua orang akan ke neraka. Dan kemudian setelah akhir dari semua itu maka Anda mulai mengatakan, “Mengapa Allah membuat neraka sih?

Mengapa Allah menghukum saya?

Mengapa Dia ingin melemparkan saya ke neraka?

Mengapa harus ada hukuman yang berat di sana?

Kemudian Allah berfirman..

Maa yaf’alulloohu bi’adzaabikum.” (QS. An-Nisa ayat 147)

Inilah ayat saya ingin bagi dengan Anda. Apa yang akan Allah dapat jika menghukum Anda? Mengapa berpikir Dia ingin menghukum Anda? Apa yang akan Allah lakukan untuk menghukum Anda? Anda pikir itu apa yang Dia inginkan?!

In syakartum wa aamantum.” (QS. An-Nisa ayat 147)

Jika Anda bisa sedikit bersyukur, jika Anda bisa memiliki sedikit keyakinan …

Wa kaanalloohu syaakiron ‘aliimaa.” (QS An-Nisa ayat 147)

Dan Allah sendiri Maha Menghargai.

Syaakir” seharusnya digunakan untuk budak. Allah menggunakannya untuk diri-Nya. Allah akan menghargainya. Saya tidak akan menerjemahkannya sebagai bersyukur karena itu bukan apa artinya di sini.

Dia akan menghargai kenyataan Anda bisa memikirkan hal-hal baik yang Allah telah lakukan untuk Anda. Seperti seorang ulama besar yang anaknya…

Anak Hasan Al-Basri terluka dan karena ia mencintai putrinya, ia berlari menjemputnya, mengangkatnya.

Apa yang terjadi? Apakah tanganmu baik-baik saja? Itu berdarah.

Dan dia (anaknya) mengatakan, “Alhamdulillah.

Terima kasih Allah, Dia yang hanya membuat saya terluka di sini dan menjaga bagian tubuh lainnya selamat.

Jika Anda bisa melihat apa yang harus disyukuri.

In syakartum“.

Dan Anda benar-benar, benar-benar memiliki iman.

Kemudian Allah sendiri benar-benar menghargai dan Dia tahu apa yang Anda melalui, masalah apa pun Anda akan melalui. Dia tidak tertarik menghukum Anda.

Bahkan di tempat lain di Al Qur’an, Allah berfirman,

Illaa man rohima robbuk, wa lidzaalika kholaqohum.” (QS. Hud ayat 119)

Kecuali orang-orang yang Allah berikan rahmat dan itulah sebabnya Dia menciptakan mereka. Dia ciptakan mereka sehingga Dia bisa menunjukkan kepada mereka kasih sayang dan rahmat-Nya.

Semoga Allah menjadikan kita layak mendapatkan kasih sayang dan rahmat-Nya. Dan semoga Allah tidak membiarkan salah satu dari kita kehilangan iman dalam kasih sayang-Nya dan rahmat-Nya. Dan pada kenyataan pintu Jannah terbuka menunggu kita untuk memasukinya

Barakalloohu lii wa lakum, wassalaamu ‘alaikum Quran Weekly.

Subtitle: NAK Indonesia
Donasi: https://kitabisa.com/nakindonesia

Will Allah Forgive Me – illustrated – Nouman Ali Khan

Audzu billahi minasy-syaitonir rojiim.

Innal-munaafiqiina fiid-darkil-asfali minan-naar, wa lan tajida lahum nashiiroo.” (QS An-Nisa ayat 145)

Illalladziina taabuu wa ashlahuu wa’tashomuu billaahi wa akhlashuu diinahum lillaah, fa ulaaa’ika ma’al mu’miniina wa saufa yu’tillaahul-mu’miniina ajron ‘azhiimaaa.” (QS An-Nisa ayat 146)

Maa yaf’alulloohu bi’adzaabikum in syakartum wa aamantum, wa kaanalloohu syaakiron ‘aliimaa.” (QS An-Nisa ayat 147)

Robbisyroh lii shodrii, wa yassir lii amrii, wahlul uqdatan min lisaanii, yafqohuu qoulii. Falhamdulillaah wash-shalatu was-sallaamu ‘alaa Rasuulillaah, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’iin.

Assalaamu ‘alaikum.

I actually wanted to share with you ayaah number 147 from the 6th juzz, surah An-Nisa still. And… but I read 2 ayaah before that too in which Allah says,

The hypocrites will be in the lowest pit of the Hellfire.” (QS. An-Nisa verse 145)

Then He says, “The only ones who won’t be in the Hellfire are the people who repented among the hypocrites.

Meaning there are people who suffered from hypocrisy and came back. So hypocrisy is not a terminal state. You can come back from it. You can suffer from this disease and come back to believing also. Because the door to Tawba is still open. Beautiful thing to know.

Wa ashlahuu wa’tashomuu billaahi.” (QS. An-Nisa verse 146)

And they corrected themselves. They reconciled. They fixed themselves up and they held onto Allah.

Wa akhlashuu diinahum lillaah.” (QS An-Nisa verse 146)

And they made their religion sincere to Allah.

Because obviously, what’s the problem of a hypocrite? Insincerity.

They made their religion sincere to Allah. Then those are among the Mu’mineen.

Fa ulaaa’ika ma’al mu’miniin.” (QS An-Nisa verse 146)

Now they are counted among believers. They are no longer considered hypocrites. So they came right back in and that old label that they had on them has been shed.

Wa saufa yu’tillaahul-mu’miniina ajron ‘azhiimaaa.” (QS An-Nisa verse 146)

And soon Allah will give the true believers a great compensation. Now the ayaah began, hypocrites will be in the lowest pit of the Hellfire. When you worry about hypocrisy…

This is surah An-Nisa, 60 or so ayaat are dedicated just to hypocrisy. It’s a pretty serious subject. It’s pretty depressing because you start wondering “Am I a hypocrite?

Allah azza wa jalla at the end of it says… And this is the reason I chose this particular passage. Allah tells people who are so buried in sin and they’re so deeply engrossed in sin.

They think, “There’s no way Allah will forgive me.

And then shaytaan comes to them and says, “Yeah, Allah is going to punish you. You’re going to go to hell.

And then they hear one of those Khutbas where everybody is going to hell.

And then after the end of it all then you start saying, “Why did Allah make a hell anyway?

What does Allah get out of punishing me?

Why does He want to throw me into Hellfire?

Why these intense punishments there?

And Allah says…

Maa yaf’alulloohu bi’adzaabikum.” (QS. An-Nisa verse 147)

This is the ayaah I wanted to share with you.

What is Allah going to get out of punishing you? Why do you think He wants to punish you? What is Allah going to do punishing you? You think that’s what He wants?!

In syakartum wa aamantum.” (QS. An-Nisa verse 147)

If you could just be grateful a little bit, if you could just have a little faith…

Wa kaanalloohu syaakiron ‘aliimaa.” (QS An-Nisa verse 147)

And Allah Himself is Appreciative.

Syaakir” is supposed to be used for the slave. Allah uses it for Himself. Allah will be Appreciative. I’m not going to translate it as grateful because that’s not what it means here.

He’ll appreciate the fact that you could think of the good things Allah has done for you.

Like a great scholar whose child… Hasan Al-Basri’s child was injured and because he loved his daughter, he ran after her, picked her up.

What happened? Is your hand okay? It was bleeding.

And she says, “Alhamdulillah.

Thank Allah, the One who only allowed me to be hurt here and kept the rest of my body safe.

If you could just look at what to be grateful for.

In syakartum“.

And you truly, really have faith. Then Allah Himself is truly appreciative and He knows what you’re going through, whatever problems you’re going through.

He is not interested in punishing you. Even in another place in Qur’an, Allah says,
Illaa man rohima robbuk, wa lidzaalika kholaqohum.” (QS. Hud verse 119)

Except for the people who Allah shows mercy to and that is why He created them. He created them so He could show them love and mercy.

May Allah make us qualified for His love and mercy. And may Allah not let any of us lose faith in His love and in His mercy. And in the fact that the doors of Jannah are open waiting for us to enter through them.

Barakalloohu lii wa lakum, wassalaamu ‘alaikum Quran Weekly.

Subtitle: NAK Indonesia
Donation: https://kitabisa.com/nakindonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s