[Transkrip Kartun Islami] Manusia Alhamdulillah – Nouman Ali Khan

Dan subhanAllah dan Alhamdulillaah. Kita adalah golongan manusia “Alhamdulillah”. Apakah makna dari “Alhamdulillah”? Pada prinsipnya, meskipun kita bisa membicarakannya berjam-jam, saudari-saudariku penjelasan singkatnya ini terdiri dua komponen.

“Alhamdulillah” terdiri dua komponen. Komponen pertama yaitu kalian “Berterimakasih kepada Allah”. “Berterimakasih” kepada Allah. Komponen yang kedua adalah “Pujian”. Pujian, “Memuji kepada Allah”.

Dua hal, “Berterimakasih” dan “Pujian”. Ada dua hal yang terpisah. Al-madh (المدح) dan As syukur (الشكر), terdapat dua hal yang terpisah. Sekarang, marilah kita pahami dulu perbedaan dari dua komponen ini.

Kalian bisa memandang gedung yang “megah” dan kalian akan memujinya. Tetapi kalian TIDAK akan BERTERIMAKASIH kepadanya. Seumpamanya kalian melihat atlet yang mengagumkan, dia bermain sepak bola. Dia mencetak gol yang mengagumkan, kalian akan MEMUJI sang atlet tetapi kalian TIDAK akan BERTERIMAKASIH kepada sang atlet!

Kalian melihat mobil megah, kalian akan MENGAGUMI mobil itu. Tetapi kalian TIDAK akan BERTERIMAKASIH kepada mobil itu! Dan terkadang beberapa kasus lainnya adalah kebalikannya.

Ada beberapa orang yang kalian harus BERTERIMAKASIH. Meskipun kalian TIDAK akan MEMUJINYA! Hal itupun terjadi!

Allah Azza wa Jalla, misalnya saja menjelaskan, jika seorang muslim harus BERTERIMAKASIH kepada orang tuanya dalam kondisi apa pun! Meskipun orang tuamu adalah musyrik. Kalian harus berterimakasih kepada orang tua kalian.

Anisykur lii wa liwaalidaiik.” (QS Luqman ayat 14)

Wa in jaahadaaka ‘alaaa an tusyrika bi maa laisa laka bihii ‘ilmun.” (QS Luqman ayat 15)

Meskipun mereka berusaha memaksamu untuk melakukan Syirik. Mereka menginginkanmu menanggalkan Iman! Dan kalian harus tetap BERTERIMAKASIH kepada mereka. Kalian TIDAK akan MEMUJI akan kesyirikan mereka tetapi kalian tetap BERTERIMAKASIH kepada mereka.

Jadi terkadang dalam hidup, Kalian bisa memberikan PUJIAN tanpa BERTERIMAKASIH. Dan terkadang dalam hidup kita bisa BERTERIMAKASIH tanpa memberikan PUJIAN!

Saya akan memberikan contoh yang lain BERTERIMAKASIH tanpa MEMUJI sehingga ini bisa menjadi lebih jelas. Kalian memiliki contoh kasus yaitu Fir’aun La’anahullaah.

Dia, Apakah dia menyukainya atau tidak. Dia telah memelihara Musa Alaihissalaam di istananya. Dan beberapa tahun kemudian Musa Alaihissalam kembali kepadanya. Dan dia sebetulnya mengingatkan Nabi Musa Alaihissalaam dengan berkata,

A lam nurobbika fiinaa waliidan, walabitsta fiinaa min’umurika siniin.” (QS Asy-Syu’ara’ ayat 18)

Bukankah kamu tinggal di sini bertahun-tahun?

Bukankah kamu telah tinggal, bukankah kamu telah kami besarkan sejak bayi di dalam rumah ini?

Dia mengingatkan Nabi Musa Alaihissalam akan bantuannya. Dan tak pelak lagi ketika seseorang memberikan bantuan kepada kalian, kalian berhutang terima kasih kepada mereka! Jadi meskipun Nabi Musa Alaihissalam mengakui atas bantuannya! Dan dia berterimakasih kepadanya, dan mengatakan,

Wa tilka ni’matun tamunnuhaa ‘alayya.” (QS Asy-Syu’ara’ ayat 22)

Dia mengakuinya. “Ya benar, ada bantuan yang telah kaulakukan untukku.

Ketika kalian mengakui saat seseorang memberikan bantuan kalian, kalian berterimakasih kepadanya. Dia BERTERIMAKASIH meskipun kepada Fir’aun. Meskipun dia TIDAK AKAN pernah selamanya memujinya!

Sehingga kalian bisa BERTERIMAKASIH kepada seseorang TANPA MEMUJINYA, dan kalian bisa MEMUJI seseorang TANPA BERTERIMAKASIH kepadanya!

Ketika kita mengucapkan, “Alhamdulillah.” Kemudian kita mengatakan jika kita MEMUJI Allah terhadap hal apapun yang Allah lakukan. Apapun yang Allah lakukan adalah mengagumkan, luar biasa. Ini baik sekali, sempurna, tidak ada keluhan-keluhan! Dan setelah kita memuji-Nya, kita juga BERTERIMAKASIH kepada-Nya karena telah melakukannya.

Ada orang yang duduk di luar hari ini.

Beberapa di antara kalian merasa AC nya di dalam gedung tidak cukup dingin bagi kalian.

Yahh! Panas sekali!

Dan hal pertama kali yang harus terlintas dipikiran kalian sebagai Muslim adalah “Alhamdulillah ini panas”.

“Alhamdulillah.”

Kalian tahu maknanya itu apa? Terima kasih Ya Allah, panas. Dan saya memuji Allah ini “panas”. Adalah cara pemikiran yang berbeda.

Tidak seperti orang lainnya!! Ada orang lain yang percaya adanya Tuhan. Percayalah saya tahu itu. Maksud saya orang-orang dari berbagai jenis agama. Ada orang yang percaya terhadap Tuhan. Tetapi apa yang tidak mereka miliki?

Hal pertama yang tidak mereka miliki adalah “Alhamdulillah”.

Dan beberapa orang Muslim mereka tidak memahami makna “Alhamdulillah”.

Jadi kadang mereka berkata seperti, “Oh Bung, saya tidak mendapatkan gaji yang cukup!

Pawww, apapun Alhamdulillah!

Kalian tidak sungguh mengucapkan, “Alhamdulillah.” Kamu berkeluh kesah mengatakan “Alhamdulillah!”

Hei, Apa kabar keluargamu?

Yahhhh, Alhamdulillah.

Itu bukanlah “Alhamdulillah!”

Alhamdulillah dari dalam lubuk hati kalian kalian bersyukur. Untuk semua hal yang terjadi tidak berjalan baik. Kalian akan temui banyak sekali hal yang berjalan dengan baik.

Jikalau kalian merasakan panas, namun setidaknya kalian tidak sakit! Ada kemungkinan banyak sekali hal yang bisa berjalan tidak baik terjadi padamu. Kalian tahu, jika mobil kalian punya masalah transmisi, setidaknya tidak mengalami permasalahan pada mesin. Ada begitu banyak hal lainnya yang berjalan baik.

Kita adalah golongan manusia “Alhamdulillah”. Kalian tahu maknanya. Kita secara konsisten bersyukur dan konsisten berpikir positif! Jika kita memahami makna “Alhamdulillah”. Kita tidak akan pernah mengalami depresi.

Seorang Muslim tidak boleh depresi! Kalian akan menemui sekarang ini dalam umat, orang-orang mengeluh tentang negara-negara Muslim. Kita mengeluh akan…. Kalian tahu, ketidakpedulian oleh muslim. Atau korupsi yang dilakukan oleh orang-orang Muslim. Dan kita mengeluh dan kita mengeluh dan kita mengeluh.

Saya katakan kepada kalian, Allah Azza wajalla adalah satu-satunya yang akan mengubah keadaan kita. Hal yang harus kita lakukan adalah kembali kepada-Nya dan mengatakan “Alhamdulillah”. Kita Harus Berpikir Positif!

Advertisements

One thought on “[Transkrip Kartun Islami] Manusia Alhamdulillah – Nouman Ali Khan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s